Rangkuman Utama
  • Asprov PSSI Sumatera Barat menggelar festival "Grassroot Football Day 2026" untuk kelompok umur U-9 di Stadion Utama Sumbar sebagai bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini secara berkelanjutan.
  • Kegiatan serentak nasional yang diikuti 83 pesepak bola cilik dari delapan Sekolah Sepak Bola (SSB) ini mengombinasikan turnamen kompetitif dengan peragaan ketangkasan (*fun games*) guna mengasah teknik dasar pemain.
  • SSB Imam Bonjol U-9 keluar sebagai juara usai mengalahkan Samurai SS U-9 melalui adu penalti pada partai puncak, bersamaan dengan pemantauan bakat individu oleh tim PSSI Sumbar.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang-PSSI Provinsi Sumatera Barat menuntaskan hajatan “Grassroot Football Day” 2026 yang melibatkan pesepakbola usia dini pada kelompok umur di bawah 9 tahun (U-9) di Stadion Utama Sumbar, Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (26/7/2026).

PSSI Grassroot Football Day ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional dan FIFA Grassroot Football Day 2026.

Hajat ini diikuti sebanyak 83 anak dari delapan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Sumatera Barat. Selain pertandingan, peserta juga mengikuti berbagai permainan (fun games) untuk mengasah kemampuan teknik seperti best heading, best passing, dan best shooting, dengan hadiah menarik berupa bola dan perlengkapan lainnya.

Plt. Ketua PSSI Sumbar, H. Indra Datuak Rajo Lelo, didampingi Sekretaris Umum Hendra Dupa, hadir langsung menyaksikan rangkaian kegiatan. Ia menegaskan bahwa Grassroot Football Day merupakan bagian penting dari program pembinaan usia dini.

“Ini adalah festival sepak bola yang menekankan kegembiraan anak-anak dalam bermain. Dari sini akan tumbuh kecintaan terhadap sepak bola sekaligus menggali potensi mereka untuk berkembang ke jenjang berikutnya,” ujarnya, Minggu pagi.

Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi pelaksanaan perdana kegiatan tersebut di Sumatera Barat, dan ke depan akan terus dilanjutkan sebagai wadah pembinaan berkelanjutan.

“Kita ingin menghadirkan proses pembinaan sejak usia dini, mulai dari KU-9 hingga berjenjang ke Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17. Beberapa tahun terakhir, wakil Sumbar juga mampu bersaing bahkan menjadi juara di tingkat nasional,” katanya.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan dibagi ke dalam dua grup dengan sistem setengah kompetisi, masing-masing tim memainkan tiga laga di babak penyisihan dengan durasi 2×10 menit.

Grup A diisi oleh IFA Indarung Padang, Excellent Jr Batusangkar, Imam Bonjol TM Padang, dan Putra Bumi Serambi (PBS) Padang Panjang. Dari hasil penyisihan, IFA Indarung tampil sebagai juara grup dengan 9 poin, disusul PBS sebagai runner-up dengan 6 poin.

Sementara di Grup B, Imam Bonjol Padang keluar sebagai pemuncak klasemen dengan 9 poin, diikuti Samurai SS Padang sebagai runner-up dengan 6 poin.

Empat tim tersebut kemudian melaju ke babak semifinal. Pada fase ini, Samurai SS menumbangkan IFA Indarung dengan skor 7-5 dalam laga sengit, sedangkan Imam Bonjol menang telak 7-0 atas PBS.

Pada perebutan tempat ketiga, IFA Indarung menunjukkan dominasi dengan mengalahkan PBS 6-0.

Final Dramatis

Partai final mempertemukan Imam Bonjol melawan Samurai SS, yang sebelumnya juga bertemu di fase grup. Laga berlangsung ketat, di mana Samurai SS sempat dua kali unggul melalui tendangan penalti. Namun, Imam Bonjol mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 hingga akhir waktu normal.

Penentuan juara akhirnya dilakukan melalui adu penalti. Imam Bonjol tampil lebih tenang dan memastikan kemenangan dengan skor 3-2, sekaligus menyegel gelar juara PSSI Grassroot Football Day KU-9 Provinsi Sumbar 2026.

Dengan hasil tersebut, Imam Bonjol U-9 keluar sebagai juara, Samurai SS U-9 sebagai runner-up, IFA Indarung U-9 di posisi ketiga, dan PBS U-9 di peringkat keempat.

Di sela-sela penyerahan apresiasi, Ketua Panitia Pelaksana, Renol Fadhli, menyampaikan bahwa selain penentuan juara tim, panitia juga memilih pemain terbaik secara individu.

Pemantauan dilakukan oleh tim pemandu bakat yang dipimpin Direktur Teknik PSSI Sumbar, Drs. Jhon Arwandi, M.Pd, bersama April, M.Pd, Robby Mariandi, dan Dian Rama Saputra.

“Penilaian dilakukan langsung di lapangan untuk kategori top scorer, best goalkeeper, dan best player,” ujarnya kepada InfoSumbar.

“Pak Jhon berkesempatan pula menutup resmi PSSI Grassroot Football Day Provinsi Sumbar,” tambah Renol Fadhli. (sal/*)