- SSB Tirta SS Padang siap melakoni debut pada turnamen Piala Soeratin 2026 yang dimulai pada 22 Agustus 2026 dengan menerjunkan dua tim di kategori U-13 dan U-15.
- Berdasarkan hasil undian grup, skuad U-13 Tirta SS menempati Grup D dan tim U-15 berada di Grup C bersama sejumlah klub unggulan Sumatra Barat.
- Pelatih Kepala Tirta SS, Afrianto, menegaskan timnya memiliki kesiapan mental dan memandang ajang ini sebagai peluang strategis bagi para pemain muda untuk dilirik klub profesional hingga tim nasional.
PADANG, NUSATIME— Status sebagai tim debutan kerap kali dipandang sebelah mata. Namun bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) Tirta SS Padang, predikat pendatang baru justru menjadi lecutan semangat untuk merusak dominasi klub-klub mapan dalam gelaran Piala Soeratin 2026 yang akan ditabuh pada Sabtu, 22 Agustus 2026 mendatang.
Bukan sekadar meramaikan daftar peserta, Tirta SS Padang membawa modal krusial, pembinaan intensif dan jajaran uji tanding ketat yang telah dilahap sejak awal tahun. Tak tanggung-tanggung, mereka langsung menerjunkan dua tim di kategori umur U-13 dan U-15untuk membuktikan kapasitasnya di panggung sepak bola nasional.
Langkah awal sang “kuda hitam” diisi oleh deretan laga ujian berat. Berdasarkan hasil pengundian grup, kedua skuad Tirta SS langsung dihadapkan dengan nama-nama besar yang memiliki rekam jejak kuat di Sumatra Barat.
Pada U-13, Tirta SS yang tergabung di grup D harus saling sikut dengan klub berprestasi seperti PSTS Tabing Padang, Batang Anai FC, dan PS Pasbar. Sedangkan di U-15, bergabung di Grup C, ujian konsistensi menanti saat berhadapan dengan Persada FC, Imam Bonjol, serta PS Gas Sawahlunto.
Meski berada di grup padat persaingan, jajaran pelatih menegaskan bahwa skuadnya sama sekali tidak gentar.

Pelatih Kepala Tirta SS, Afrianto menegaskan bahwa anak-anak asuhnya telah dibekali mentalitas bertanding yang kuat. Persiapan berbulan-bulan yang telah dilalui menjadi benteng kepercayaan diri tim saat bersua klub-klub senior.
“Kami bukan hanya datang untuk bertanding, tapi juga ingin membawa semangat sportivitas, kerja sama tim, dan menunjukkan bahwa SSB Tirta SS siap bersaing dengan klub-klub terbaik dari seluruh penjuru daerah,” tegas Afrianto di Padang, Selasa (18/8/2026).
Ia menambahkan, Piala Soeratin adalah panggung berharga yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pemain muda untuk unjuk gigi.
“Kami percaya, ajang ini bisa membuka jalan bagi pemain-pemain muda kami untuk dilirik klub profesional, bahkan tim nasional suatu hari nanti,” lanjutnya.
Sejarah mencatat bahwa Piala Soeratin yang telah bergulir sejak tahun 1965, selalu menjadi kawah candradimuka yang melahirkan talenta emas Indonesia, seperti Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, hingga Witan Sulaeman.
Kini, dengan semangat juang tinggi, kedisiplinan penuh, dan dorongan doa masyarakat lokal, SSB Tirta SS Padang bertekad mengukir tinta emas mereka sendiri. Mereka siap membuktikan bahwa status pendatang baru bukanlah penghalang untuk menjadi yang terbaik. (sal)



Tinggalkan Balasan