Rangkuman Utama
  • Sumatra Barat mengirimkan tim perwakilannya dari empat kelompok usia (U-10, U-12, U-14, dan U-16) untuk bersaing pada ajang TopSkor National Championship 2026 di Jakarta.
  • Ketua Penyelenggara LTS Sumbar, Renol "Palek", berharap para atlet dapat tampil maksimal dengan menjunjung tinggi nilai disiplin, kerja keras, dan fair play.
  • Turnamen ini diproyeksikan sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus etalase bagi para pemain muda Sumbar untuk menarik minat pencari bakat klub sepak bola profesional nasional.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang-Ketua penyelenggara provinsi Liga TopSkor Sumbar, Renol “Palek” Renol berharap agar wakil Ranah Minang bisa berprestasi di LTS Nasional atau TopSkor National Championship yang akan di Jakarta, 27 Juli hingga 2 Agustus.

“Ini edisi keempat Sumbar ikut ambil bagian di TopSkor National Championship, kita berharap semua kelompok umur bisa meraih prestasi diajang bergengsi ini,” ujar Palek kepada media di Padang, Minggu (26/7/26).

Kata Palek, tahun ini pada pelaksanaan TopSkor National Championship 2026, Sumbar mengirim 13 tim, masing-masing tiga tim U-10, empat tim U-12, tiga tim U-14 dan tiga tim U-16.

Untuk U-10 diwakili Wira Dirga Kota Padang, Xakapa SS Payakumbuh, TSI Sumbar. Sedangkan U-12 diwakili Padang Peduli, Victory Jaguar Payakumbuh, Imam Bonjol Padang dan TSI Sumbar.

Sementara  U-14, diwakili Imam Bonjol Padang, Simalanggang 50 Kota dan TSI Sunbar. Yang terakhir, U-16  diwakili Kinantan FC, Liberty Payalumbuh dan TSI Sumbar.

“Selama mengikuti LTS, saya memimta kepada wakil Sumbar untuk mengjunjung fair play, disiplin, dan kerja keras di lapangan dengan tampil maksimal,” harapan Palek.

Dijelaskan Palek, LTS tak sekadar memburu prestasi, tapi bisa menjadi wadah dan sebagai etalase bagi para pemain muda agar dilirik klub-klub profesional.

“Fiilosofi pembinaan klub tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menyiapkan pemain untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Pembinaan yang dilakukan seluruh SSB tentu tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, mental bertanding, serta mempersiapkan para pemain untuk melanjutkan karier ke jenjang sepak bola profesional, momen LTS ini bisa dimanfaatkan,” tambah palek.

Ditambahkan Palek, pada pelaksanaan LTS ini, pemain muda asal Sumbar sudah banyak berkarir di sepakbola nasional, seperti Ikram Alqifari (Semen Padang), M Rafi (Persita), Gilang Anugrah yang bergabung dengan tim senior Semen Padang FC pada musim 2025, Atta Al Rasyid di Persita Tangerang U-20, Farad Afriz di PSBS Biak U-18, serta Diego Tsaqif yang memperkuat Dewa United U-16.

“Mudah-mudahan tahun ini kembali membuka peluang bagi para pemain Sumbar untuk menunjukkan kualitas di hadapan pencari bakat dari klub-klub elite Indonesia,” harapan Palek.(sal)