SOLOK, NUSATIME.ID — Sebanyak enam petak kios di kawasan Terminal Sumani, Jorong Sikumbang, Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, mengalami kebakaran pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Bangunan yang terbakar merupakan bekas halte terminal yang dibangun oleh masing-masing pemilik menggunakan material kayu di atas lahan yang berada di kawasan aset Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, berdekatan dengan Pasar Sumani.
Kapolsek X Koto Singkarak, Iptu Ronald Hidayat, menjelaskan bahwa keenam kios tersebut merupakan milik empat orang warga. Sebagian di antaranya masih aktif digunakan untuk berjualan, sementara beberapa lainnya sudah tidak beroperasi.
“Kios-kios tersebut berada di kawasan Terminal Sumani yang merupakan aset Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, berdekatan dengan Pasar Sumani,” ujar Ronald.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden ini pertama kali disadari oleh salah satu pemilik kios, Refni Sulita. Sekitar pukul 11.00 WIB atau sebelum meninggalkan tempat usahanya, ia sempat mencium bau seperti benda terbakar.
Refni lantas berupaya mencari sumber bau tersebut di dalam kiosnya, namun tidak menemukan adanya tanda-tanda api maupun barang yang terbakar. Saat diperiksa lebih lanjut, kompor serta instalasi peralatan listrik di kiosnya juga dipastikan dalam kondisi mati.

“Karena tidak menemukan sumber bau terbakar dan kondisi kios dinilai aman, Refni kemudian pulang ke rumah untuk beristirahat dan makan,” kata Ronald.
Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, Refni dikejutkan oleh informasi dari saksi mata dan warga sekitar bahwa kios miliknya telah dilalap api. Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke kios-kios lain di sekitar lokasi karena material bangunan yang didominasi oleh kayu.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Berkat penanganan yang sigap, api berhasil dikuasai sehingga kebakaran tidak meluas ke area bangunan lain di sekitar pasar.
Setelah menerima laporan, Kapolsek X Koto Singkarak bersama personel kepolisian, Pamapta Polres Solok Kota, serta piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta membantu proses evakuasi.
“Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui sumber dan penyebab pasti kebakaran ini,” tegas Ronald.
Menanggapi peristiwa ini, Iptu Ronald Hidayat mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Pemilik usaha diminta untuk memastikan kompor, instalasi listrik, serta peralatan elektronik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan kios.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor kepada pihak berwenang atau petugas terkait apabila melihat percikan api, kepulan asap, atau mencium bau terbakar.
“Agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan api tidak merambat ke bangunan lain,” pungkasnya. (**)



Tinggalkan Balasan