PADANG, NUSATIME.ID — Kejutan yang diharapkan tak kunjung hadir di Stadion Utama Sumatera Barat. Tampil impresif sepanjang fase grup, Persada U-15 justru tampil melenceng dari performa terbaiknya saat kembali bersua Imam Bonjol U-15 pada laga pembuka babak 12 besar Piala Soeratin U-15, Jumat (4/9/2026). Skuad Persada dipaksa bertekuk lutut setelah dilibas dengan skor mencolok 4-9.

Awal babak pertama sebenarnya berjalan menjanjikan bagi Persada. Mereka sempat mengambil inisiatif serangan dan langsung menekan lini pertahanan lawan. Namun, petaka datang lebih cepat. Pada menit ke-9, Dika Syafrizan membuka keran gol Imam Bonjol lewat penyelesaian akhir yang tenang. Gol cepat tersebut seketika merusak ritme dan meruntuhkan mental bertanding anak-anak Persada.

Lini belakang Persada yang mendadak rapuh dimanfaatkan secara maksimal oleh kubu lawan. Berturut-turut, Alief Rajawali (26′), Fathurrahman (33′), serta gol kedua dari Dika Syafrizan (36′) bersarang mulus di gawang Persada. Babak pertama pun diakhiri dengan keunggulan telak 4-0 untuk Imam Bonjol.

Memasuki babak kedua, dominasi Imam Bonjol belum juga mereda. Daffa Hadaya memperlebar jarak pada menit ke-53, sebelum Dika Syafrizan mencetak hat-trick dua menit berselang (55′). Tertinggal enam gol tanpa balas membuat situasi kian terdesak bagi Persada.

Meski tertekan, Persada menolak menyerah. Terpantik oleh situasi kritis, mereka berupaya bangkit dan ganti mengurung pertahanan Imam Bonjol. Usaha pantang menyerah ini membuahkan hasil lewat aksi impresif M. Farid yang mencetak dua gol kilat pada menit ke-56 dan 57.

Pertandingan pun berjalan makin terbuka dan hujan gol tak terelakkan di sisa laga. Imam Bonjol kembali menjauh lewat M. Ibnu pada menit ke-72, sebelum Persada menipiskan kedudukan menjadi 7-3 melalui aksi Dirga Rizki di menit ke-79. Hanya berselang dua menit, Dika Syafrizan mencetak gol keempatnya (quat-trick) pada menit ke-81 untuk mengubah skor menjadi 8-3.

Asa Persada kembali menyala usai M. Alviansyah mencetak gol pada menit ke-88. Sayang, euforia tersebut langsung diredam oleh gol penutup Imam Bonjol yang dilesakkan Khalil Maulana pada menit ke-89, sekaligus mengunci papan skor menjadi 9-4 hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil mengejutkan ini turut menyita perhatian media panitia Piala Soeratin Sumbar, Adril Mahaputra. Ia mengaku tak menyangka Persada harus menyudahi langkah mereka dengan hasil seburuk ini.

“Jujur, kami dari panitia tidak menyangka penampilan Persada justru berada di bawah performa terbaik mereka pada laga sepenting ini. Padahal di fase grup mereka mampu memberikan perlawanan yang sangat sengit. Kerapuhan lini belakang usai kebobolan gol cepat sepertinya membuat permainan mereka tidak berkembang,” ujar Adril usai pertandingan.

Kemenangan telak ini membawa Imam Bonjol melenggang mulus menyegel satu tempat di babak 8 besar. Pada fase berikutnya, Imam Bonjol sudah ditunggu oleh Minang Sejagat yang melaju lebih dulu usai mendapat BY di babak 12 besar. Pertemuan kedua tim diprediksi bakal menjadi duel sengit demi memperebutkan tiket ke babak semifinal. (sal)