Rangkuman Utama
  • Jefri Abidin, pengusaha dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor migas, maju sebagai calon Ketua DPC HISWANA MIGAS Sumatera Barat periode 2026–2030 menjelang Muscab pada September mendatang.
  • Mengusung semangat "Solid Bersama Anggota, Maju Bersama Energi", Jefri menawarkan delapan agenda perubahan yang berfokus pada penguatan profesionalisme, advokasi anggota, dan transformasi digital organisasi.
  • Pencalonan ini diarahkan untuk menjawab tantangan industri migas yang kian kompleks sekaligus memperkuat peran HISWANA MIGAS sebagai mitra strategis pemerintah dan Pertamina dalam menjaga ketahanan energi di Sumatera Barat.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, 26 Juli 2026 – Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) DPC HISWANA Migas  Sumatera Barat periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang, dinamika organisasi mulai menghangat. Sejumlah nama mulai disebut sebagai calon Ketua DPC, salah satunya Jefri Abidin, sosok pelaku usaha energi yang telah puluhan tahun berkecimpung di sektor hilir migas sekaligus aktif dalam kepengurusan HISWANA Migas

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia usaha migas, Jefri membawa optimisme baru. Ia menilai HISWANA Migas harus menjadi organisasi yang semakin profesional, transparan, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan PT Pertamina dalam menjaga ketahanan energi di Sumatera Barat.

“HISWANA Migas bukan sekadar organisasi profesi. Organisasi ini harus menjadi rumah besar yang mampu melindungi, memperjuangkan, sekaligus meningkatkan daya saing seluruh anggotanya,” ujar Jefri.

Pengalaman yang Menjadi Modal

Rekam jejak Jefri menunjukkan konsistensi di sektor energi. Ia pernah mengawali karier sebagai Staf Keuangan PT Usba Indah, perusahaan transportir BBM Pertamina, sebelum kemudian memimpin berbagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi BBM, SPBU, agen LPG subsidi dan non-subsidi, hingga jasa pelatihan transportasi barang berbahaya.

Di lingkungan organisasi, Jefri juga bukan wajah baru. Sejak 2008 ia aktif di DPC HISWANA Migas Sumatera Barat, mulai dari pengurus bidang keagenan minyak tanah, bidang transportir, Ketua Bidang Transportir, hingga menjabat Sekretaris DPC HISWANA Migas Sumbar periode 2022–2026.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting untuk memahami berbagai persoalan yang dihadapi anggota dari berbagai sektor usaha.

Delapan Agenda Perubahan

Mengusung semangat “Solid Bersama Anggota, Maju Bersama Energi,” Jefri menawarkan delapan agenda utama apabila dipercaya memimpin DPC HISWANA Migas Sumbar, yakni memperkuat solidaritas anggota, meningkatkan profesionalisme organisasi, mempererat sinergi dengan pemerintah dan Pertamina, memperjuangkan kepentingan anggota, mendorong transformasi digital organisasi, meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat budaya keselamatan dan kepatuhan, serta membuka peluang pertumbuhan usaha anggota.

Program tersebut diarahkan agar HISWANA Migas tidak hanya menjadi organisasi administratif, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah nyata bagi seluruh anggota.

Menjawab Tantangan Industri

Industri migas saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan regulasi, digitalisasi layanan, distribusi energi, hingga peningkatan standar keselamatan kerja. Dalam situasi tersebut, Jefri menilai kepemimpinan organisasi harus mampu membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, organisasi juga harus hadir memberikan advokasi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi anggota, sekaligus mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Menatap Muscab

Muscab DPC HISWANA Migas Sumatera Barat diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi empat tahun ke depan. Dengan latar belakang sebagai pelaku usaha sekaligus pengalaman panjang di kepengurusan organisasi, Jefri Abidin menawarkan gagasan tentang organisasi yang lebih modern, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan anggota.

Kini, keputusan berada di tangan para peserta Muscab. Siapa pun yang nantinya terpilih, harapan terbesar anggota tetap sama: menghadirkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas organisasi, memperjuangkan kepentingan anggota, dan memperkuat peran HISWANA Migas sebagai mitra strategis dalam menjaga ketahanan energi di Sumatera Barat. (*/ Redaksi )