PADANG, NUSATIME— Sorak-sorai warga dan riuh tepuk tangan pecah di Lapangan Bola Voli Jalan Heller RW 08, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Senin (17/8/2026). Di balik sengitnya perebutan poin dan smash-smash tajam antar-kelurahan, ada narasi besar yang sedang dirajut: semangat membangun prestasi dari akar rumput demi menjaga tradisi juara Kota Padang.

Bagi masyarakat Kecamatan Koto Tangah, Turnamen Bola Voli Antar Kelurahan ini bukan sekadar ajang adu gengsi lokal. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana alokasi dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) wakil rakyat dapat menjelma menjadi wadah kegiatan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa investasi sosial melalui olahraga sama pentingnya dengan pembangunan fisik.

“Alhamdulillah, turnamen ini bisa terlaksana melalui realisasi pokir anggota DPRD. Kita ingin pembinaan atlet tidak hanya fokus di pusat kota, tetapi tumbuh subur dari lapangan-lapangan kampung seperti ini,” ujar politisi PKS tersebut.

Turnamen ini bukan sekadar seremoni musiman. Ajang ini menjadi pemanasan krusial menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XVI yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang. Kota Padang datang membawa misi besar, mempertahankan gelar Juara Umum.

Keseriusan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat membuka acara secara resmi. Pemko Padang telah mengamankan alokasi anggaran hingga Rp38 miliar untuk mendukung seluruh rantai persiapan hingga pelaksanaan Porprov.

Sinergi kuat antara eksekutif (Pemko Padang), legislatif (DPRD), serta KONI Kota Padang menjadi kunci utama agar pembinaan atlet berlangsung berkelanjutan dan tidak terputus di tengah jalan.

Hadirnya sederet tokoh, mulai dari Anggota DPD RI Muslim M. Yatim, Kepala Dispora Eka Putra Buhari, Ketua KONI Erianto, hingga Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, menegaskan satu hal, olahraga memiliki daya rekat sosial yang luar biasa.

Di Lapangan Heller, batas-batas birokrasi mencair. Warga, atlet, dan para pemimpin daerah berdiri di garis batas lapangan yang sama, menyatukan dukungan untuk lahirnya bibit-bibit muda berbakat.

Dari turnamen kelurahan hari ini, sebuah pesan tersampaikan dengan jelas: Kota Padang tidak hanya siap bertanding di Porprov 2026, tetapi juga siap menang. (sal/*)