- Kinantan FC Kota Padang kembali meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Bina Banua Cilacap Banjarnegara pada laga kedua Grup H TopSkor National Championship di Sentul.
- Sempat memimpin terlebih dahulu melalui gol Qiziko Trisnal di babak pertama, keunggulan Kinantan FC sirna setelah tim lawan mencetak gol balasan pada pertengahan babak kedua.
- Peluang tim asal Sumbar ini untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka lebar menjelang laga penentu grup melawan AP Tasikmalaya pada Rabu (29/7/26).
Padang– Kinantan FC Kota Padang yang laga pembuka grup H bermain imbang 0-0 atas tim SKO Riau, dalam laga kedua TopSkor National Championship (TNC), Selasa (28/726), tim yang dilatih mantan pemain PKT Bontang, Satria Feri ini kembali kembali bermain imbang.
Dalam laga yang ditabuh, di Lapangan ASIOP Training Ground Sentul, Kinantan harus puas bermain imbang 1-1 atas Bina Banua Cilacap Banjarnegara.
“Anak-Anak sudah berjuang. Hasil ini harus kita terima dengan jiwa besar. Mudah-mudahan dalam laga terakhir kita bisa meraih kemenangan. Mohon doa restunya kepada masyarakat Sumbar, agar perjuangan anak-anak bisa menuai hasil positif,” ujar manajer tim Kinantan FC Dedy Satria yang dihubungi via ponselnya, Selasa (28/7/26).
Katanya, dalam laga kedua ini penampilan para pemain jauh lebih baik dari pada laga perdana. Sejak pertandingan dimulai, para pemain langsung menekan pertahanan Bina Banua Cilacap Banjarnegara. Usaha itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang. Namun, karena penyelesaian akhir kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.
Termotivasi dengan peluang emas itu, para pemain Kinantan FC makin meningkatkan gempurannya. Beberapa menit jelang turun minum, Kinantan berhasil membobol jala Bina Banua lewat aksi Qiziko Trisnal.

Terkejut dengan gol Kinantan ini, Bina Banua mencoba mengambil kendali serangan. Namun, disiplinnya lini belakang Kinantan, hingga turun minum usaha Bina Banua untuk menyamakan kedudukan tidak menuai hasil.
Di babak kedua, pertandingan semakin menarik. Kendati sudah unggul, Kinantan tetap memperagakan permainan menyerang. Sebaliknya, Bina Banua yang tidak ingin kehilangan angka juga melakukan tekanan.
Namun, keasyikan menyerang Kinantan lupa akan pertahanannya, itu dibuktikan dengan gol balasan Bina Banua di pertengahan babak kedua.
Melihat gol balasan Bina Banua itu, Kinantan FC makin meningkatkan gempurannya, usaha itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang. Namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna, peluang emas itu gagal menghasilkan gol. Dan hingga laga berakhir kedudukan 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil imbang kedua ini, peluang Kinantan untuk lolos ke babak kedua masih terbuka lebar, soalnya Kinantan masih menyisakan satu pertandingan lagi menghadap AP Tasikmalaya yang akan digelar, Rabu (29/7/26). (sal)



Tinggalkan Balasan