Rangkuman Utama
  • Nisfan "Aciak" Jumadil resmi terpilih sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Kota Padang periode baru melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) pada Senin (10/8/2026).
  • Kepengurusan baru berfokus merampungkan struktur organisasi demi mematangkan persiapan atlet menghadapi Porprov Sumbar pada Oktober mendatang serta merancang program pembinaan usia dini.
  • Ketua Pengprov MI Sumbar Arif Raman Nasir menegaskan legitimasi penuh kepemimpinan berada di tangan Aciak setelah kepengurusan lama resmi dibekukan akibat pelanggaran AD/ART.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG — Tokoh olahraga Sumatera Barat, Nisfan “Aciak” Jumadil, resmi terpilih sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Kota Padang periode baru melalui Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang digelar di Damar Sjaker Padang, Senin (10/8/2026).

Usai terpilih, Aciak menegaskan komitmennya untuk segera merampungkan struktur kepengurusan baru guna mengakselerasi pembinaan atlet, khususnya dalam menghadapi agenda terdekat yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar pada Oktober mendatang.

“Selanjutnya kita akan melakukan penyusunan organisasi kepengurusan untuk menjaring atlet-atlet yang akan kita bina menghadapi Porprov Sumbar,” ujar Aciak.

Dalam visi kepemimpinannya, Aciak menargetkan peningkatan prestasi cabor Muaythai serta pembinaan berjenjang sejak usia dini. “Visinya adalah membawa cabor Muaythai di Padang lebih maju, prestasinya meningkat, dan semakin memasyarakatkan bela diri ini. Kami juga menyiapkan program baru untuk usia dini yang berpotensi meraih prestasi,” tambahnya.

Terkait dinamika organisasi sebelumnya, Aciak menyatakan siap mengikuti arahan Pengprov MI Sumbar dan membuka ruang bagi atlet terdampak untuk kembali berlatih selama bertekad membela daerah.

Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Sumbar, Arif Raman Nasir, optimistis atas kepemimpinan baru ini. Arif menegaskan bahwa kepengurusan lama telah resmi dibekukan sesuai AD/ART organisasi akibat pelanggaran berat.

“Legitimasi penuh saat ini ada pada Aciak. Jika ada pihak lain yang mengatasnamakan Muaythai Kota Padang di luar kepengurusan ini, silakan dilaporkan. Kami minta kepengurusan baru segera fokus menyiapkan atlet untuk Porprov, Kejurnas, hingga PON,” tegas Arif. (sal)