Rangkuman Utama
  • Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR akan mengembalikan fungsi Jalan Pemuda menjadi jalur dua arah guna mengoptimalkan arus lalu lintas di pusat kota.
  • Penataan jalan meliputi pemindahan median ke posisi tengah yang seimbang, pengaspalan ulang (overlay), serta penertiban baliho dan pemangkasan pohon.
  • Pekerjaan fisik dijadwalkan berlangsung selama empat bulan mulai pekan depan hingga November 2026 dengan skema penutupan sebagian lajur tanpa menutup jalan secara total.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG,NUSATIME— Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersiap menata ulang Jalan Pemuda. Ruas jalan yang selama ini beroperasi satu arah tersebut akan dikembalikan fungsinya menjadi jalur dua arah guna memaksimalkan arus kendaraan di pusat kota.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengungkapkan bahwa kebijakan ini diambil lantaran pembagian lebar jalan antara sisi kiri dan kanan saat ini tidak seimbang. Kondisi tersebut merupakan imbas dari pola lama, di mana salah satu sisi jalan sempat difungsikan khusus sebagai akses masuk Terminal Lintas yang kini sudah tidak efektif lagi.

“Median jalan akan disesuaikan kembali dan dipindahkan tepat ke tengah. Rencananya ke depan difungsikan penuh sebagai jalur dua arah, diikutsertakan dengan pengerjaan pengaspalan ulang (overlay),” ujar Malvi Hendri, Jumat (21/8/2026).

Sebelum pengerjaan fisik dimulai, Dinas PUPR saat ini fokus melakukan serangkaian persiapan teknis di lapangan, meliputi pengukuran ulang lokasi serta koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menata baliho di sepanjang jalan serta melakukan pemangkasan atau penebangan pohon yang diperlukan.

Pekerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada pekan depan dengan estimasi masa pengerjaan sekitar empat bulan, terhitung dari pekan ketiga Agustus hingga November 2026.

Mengenai dampak lalu lintas, Pemko Padang memastikan Jalan Pemuda tidak akan ditutup secara total selama proyek berlangsung. Kendati demikian, bakal ada penutupan sebagian lajur yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau gangguan kenyamanan pengendara.

“Akses jalan masih tetap bisa digunakan, walau ada sedikit gangguan kenyamanan. Kami mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memohon dukungan penuh masyarakat agar proyek peningkatan ruas Jalan Pemuda ini tuntas tepat waktu,” pungkas Malvi. (*/sal)