PADANG, NUSATIME— Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya potongan video dan tangkapan layar yang diduga memperlihatkan aksi tidak terpuji di lingkungan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat.

Rekaman yang diunggah oleh sejumlah akun Instagram tersebut mendadak viral lantaran menampilkan sosok berseragam Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan latar belakang ruangan yang memajang foto Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy.

Menanggapi gejolak di masyarakat, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menegaskan bahwa Pemprov Sumbar langsung bergerak cepat. Pihaknya telah memanggil dua orang yang diduga kuat berada dalam video tersebut untuk menjalani proses klarifikasi.

“Kami belum bisa memastikan lokasinya, kapan kejadiannya, dan siapa pelakunya. Apakah itu benar atau tidak, semuanya perlu penelusuran,” ujar Arry Yuswandi saat memberikan keterangan di Padang.

Saat ini, tim kepegawaian Pemprov Sumbar sedang melakukan investigasi maraton untuk memvalidasi keaslian rekaman digital tersebut serta memastikan status kepegawaian kedua oknum.

Pemprov Sumbar menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang merusak etika dan marwah institusi. Jika hasil pemeriksaan membuktikan pelaku merupakan ASN atau pegawai kontrak aktif, sanksi berat sesuai Peraturan Pemerintah tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil sudah menanti—mulai dari pencopotan jabatan hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Pihak berwenang mengingatkan publik dan pengguna media sosial untuk menghentikan penyebaran potongan video maupun tangkapan layar tersebut. Selain demi menjaga moralitas publik, penyebaran konten bermuatan asusila dapat dijerat sanksi pidana berat berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Masyarakat diminta tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada tim kepegawaian Pemprov Sumbar yang saat ini tengah bekerja. (*)