Rangkuman Utama
  • Santri dan alumni Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) Padang Pariaman memeriahkan HUT ke-81 RI dengan menggelar berbagai perlombaan tradisional, termasuk panjat pinang, pada Minggu (16/8/2026).
  • Ketua Panitia, Saiful Islami, mengimbau seluruh peserta lomba untuk senantiasa mengedepankan sportivitas dan menjaga akhlak selama kegiatan berlangsung.
  • Pimpinan PPMINI, TK. Abdul Jamil Al Rasyid, menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan ini merupakan tradisi tahunan warisan pendahulu pesantren guna mempererat silaturahmi serta menanamkan nilai kebersamaan dan perjuangan.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG PARIAMAN, NUSATIME— Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) menggelar berbagai perlombaan khas kemerdekaan di Korong Lubuak Aro, Nagari Tandikat, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (16/8/2026).

Suasana kemeriahan tidak hanya dirasakan oleh para santri aktif, tetapi juga dihadiri oleh alumni PPMINI yang turut ambil bagian. Berbagai perlombaan tradisional digelar untuk menyemarakkan acara, mulai dari pacu karung, pacu kelereng, makan kerupuk, hingga acara puncak yang paling dinantikan, yakni lomba panjat pinang di lingkungan pesantren.

Ketua Panitia Lomba Kemerdekaan PPMINI, Saiful Islami, mengimbau seluruh peserta untuk selalu mengedepankan nilai-nilai kebaikan selama kegiatan berlangsung.

“Kami berpesan kepada seluruh santri untuk selalu menjaga sportivitas dan akhlak, khususnya saat lomba panjat pinang. Harapannya, kegiatan ini menjadi wadah positif bagi para santri dalam memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar Saiful saat dihubungi media, Minggu (16/8/2026).

Sementara itu, Pimpinan PPMINI, TK. Abdul Jamil Al Rasyid, S.Hum., menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia mengungkapkan bahwa tradisi memperingati hari kemerdekaan merupakan amanah dan warisan berharga dari almarhum ayahnya, H. Sulkani TK Sutan, yang terdahulu memimpin pesantren tersebut.

“Lomba kemerdekaan antar-santri ini sudah menjadi agenda rutin tahunan semenjak zaman Ayah memimpin.

Tahun ini, kami kembali melaksanakan lomba panjat pinang di lingkungan pesantren. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa depan, karena menyambut HUT RI adalah amanah dari Ayah yang harus terus kami jaga,” tutur Abdul Jamil.

Ia berharap melalui momentum peringatan kemerdekaan ini, para santri tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga dapat memetik pelajaran penting tentang rasa kebersamaan dan perjuangan.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, santri PPMINI dapat menghadirkan suasana yang lebih semarak dan penuh semangat, sembari menanamkan nilai-nilai sportivitas serta mempererat tali silaturahmi antar-santri dan alumni,” pungkasnya. (**)