- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerjunkan tiga unit alat berat atas instruksi Gubernur Mahyeldi untuk memperbaiki tanggul Sungai Batang Guo yang jebol di Kecamatan Kuranji, Padang.
- Seluruh korban selamat dan tidak ada laporan korban jiwa setelah tim SAR berhasil mengevakuasi 17 warga yang sempat terjebak banjir.
- Pengerjaan darurat tersebut berhasil memulihkan akses transportasi darat untuk kendaraan roda dua dan roda empat di Kelurahan Kuranji yang sebelumnya lumpuh total.
PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerjunkan yang menerjang kawasan tersebut awal pekan ini. Pengerjaan difokuskan pada perbaikan tanggul Sungai Batang Guo yang jebol serta pengerukan material sisa luapan air.
Pengerahan armada berat tersebut merupakan instruksi langsung Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, usai meninjau titik-titik kerusakan di pemukiman warga. Langkah ini diambil untuk memulihkan aksesibilitas jalan utama serta mencegah potensi terjadinya banjir susulan.
Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji, Ardi Nansyah Putra Antoni, menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan daerah rawan (zona merah) yang kerap terdampak luapan air hulu sungai.
“Musibah ini sangat besar dan sudah ketiga kalinya terjadi di wilayah kami. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa karena 17 warga yang sempat terjebak berhasil dievakuasi tim SAR. Kami sangat bersyukur atas perhatian dan respons cepat Bapak Gubernur Mahyeldi dan Bapak Wali Kota Fadly Amran,” ujar Ardi, Rabu (5/8/2026).
Dengan beroperasinya alat berat untuk menutup bibir sungai yang bobol, jalur darat di Kelurahan Kuranji yang sebelumnya lumpuh total kini sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. (sal)




Tinggalkan Balasan