PADANG PARIAMAN, NUSATIME.ID— Dua petak rumah toko (ruko) di kawasan Simpang Balai Kamih, Korong Simpang Balai Kamih, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, hangus dilalap si jago merah pada Kamis (29/10/2026) sore.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal Nasrida Putra, menjelaskan bahwa ruko yang terbakar masing-masing milik Desnita Derna (59) dan Irda Wati (72), yang keduanya merupakan warga setempat.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 15.10 WIB setelah melihat kobaran api yang dengan cepat membesar membakar bangunan ruko. Warga kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pemadam kebakaran.
Sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi, personel Polsek 2×11 Enam Lingkungan (Polres Padang Pariaman) bersama warga setempat bahu-membahu melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya. Langkah tanggap darurat ini dilakukan guna mencegah api merambat ke bangunan permukiman lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.
Damkar Kabupaten Padang Pariaman menerima laporan darurat pada pukul 15.22 WIB. Hanya berselang dua menit, tiga unit armada pemadam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Armada yang diturunkan mencakup Armada 05 Lubuk Alung, Armada 04 Limpato, serta satu unit bantuan dari Damkar Kota Pariaman, yang didukung oleh personel dari Regu A Posko Lubuk Alung, Regu A Posko Limpato, dan Damkar Kota Pariaman.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 16 menit, petugas tiba di lokasi pada pukul 15.40 WIB dan langsung fokus memutus perambatan api. Berkat kerja keras tim gabungan, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan secara total setelah melalui proses pemadaman serta pendinginan selama kurang lebih satu jam 10 menit, tepatnya pada pukul 16.50 WIB.
Berdasarkan pendataan awal, kerugian material akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai Rp100 juta.
Terkait pemicu kebakaran, Rifki menyebutkan bahwa dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik. Kendati demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Menanggapi insiden ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi dan peralatan listrik di rumah maupun tempat usaha. Warga juga diingatkan untuk segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran apabila mengetahui adanya insiden kebakaran demi mempercepat penanganan dan mencegah jatuhnya kerugian yang lebih besar. (**)



Tinggalkan Balasan