- Tim nasional Prancis berhasil melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat.
- Kylian Mbappe membuka keunggulan Les Bleus pada menit ke-60—yang sekaligus menjadi gol ke-20 sepanjang kariernya di Piala Dunia—sebelum digandakan oleh Ousmane Dembele pada menit ke-66.
- Pelatih Didier Deschamps memuji mentalitas dan kepercayaan diri Mbappe yang tetap tampil gemilang dan menjadi pembeda dalam laga tersebut, meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama.
Padang – Penalti gagal tak membuat kapten Prancis Kylian Mbappe kehilangan kepercayaan diri. Terbukti, Mbappe justru berhasil mencetak gol yang membuka kemenangan 2-0 Prancis atas Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat, Jumat, 10 Juli 2026 dini hari WIB.
Pelatih Didier Deschamps pun tak segan memuji Mbappe yang berperan besar membawa Prancis ke semifinal. Deschamps mengakui Prancis melakoni laga yang sama sekali tidak mudah. Juara Dunia dua kali ini sesungguhnya sudah harus unggul saat pertandingan memasuki menit 28.
Peluang itu diperoleh lewat tendangan penalti. Hanya Mbappe yang mengeksekusi gagal menjalankan tugas. Sepakannya terlalu lemah sehingga bisa diamankan kiper Bono.
Namun Prancis tak kehilangan spirit dan akhirnya memecah kebuntuan. Mbappe yang membuka kemenangan Les Bleus di menit 60. Ini merupakan gol ke-20 bintang Real Madrid tersebut selama 20 penampilan di Piala Dunia.
Hanya enam menit berselang, giliran Ousmane Dembele yang memantapkan keunggulan Prancis menjadi 2-0. Gol itu seperti mematikan daya Maroko untuk mengejar ketinggalan.

“Pertandingan yang sangat bagus dan berat. Kami gagal menuntaskan penalti dan membuang beberapa peluang,” kata Deschamps menanggapi pertandingan tersebut seperti dikutip FIFA.
Meski mengalami kesulitan, namun Deschamps tetap optimistis bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Pasalnya, Prancis memiliki Mbappe yang mampu mengubah pertandingan.
“Saat ada Kylian, jelas tidak ada problem. Dia tak pernah ragu akan dirinya. Bahkan dia tetap punya peluang sebelum akhirnya mencetak gol,” ujar dia lagi.
“Kami sudah berada di posisi seperti yang kami inginkan. Saya sudah membayangkan saat ini ada suka cita dan perayaan di mana-mana di Prancis. Kami sendiri akan menjalani pemulihan terlebih dulu sambil menunggu siapa yang akan menjadi lawan kami berikutnya,” kata Deschamps. (**)



Tinggalkan Balasan