JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan terus memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah daerah yang belum merasakan manfaat program tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta masyarakat yang hingga kini belum menerima Program Makan Bergizi Gratis untuk bersabar karena proses pemerataan masih terus dilakukan.
“Ada yang belum sampai. Saya minta kesabaran karena itu memang perjuangan kita,” kata Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menjelaskan, pemerintah menargetkan seluruh daerah di Indonesia sudah dapat menikmati Program MBG paling lambat pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027.

“Mungkin baru sampai semua saya berharap akhir tahun atau awal tahun depan,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, belum meratanya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bukan tanpa alasan. Luasnya wilayah Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam mendistribusikan program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah tersebut.
“Negara kita besar sekali. Pasti ada desa-desa yang belum terima,” katanya.
Prabowo menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.
Ia menilai pemenuhan gizi sejak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, mulai dari perkembangan otak hingga pertumbuhan tulang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.
“Sel otak harus berkembang dengan baik, sel tulang harus berkembang baik,” tegas Prabowo.
Pemerintah, kata Presiden, akan terus memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis agar seluruh anak di berbagai daerah, termasuk wilayah yang belum terjangkau, dapat memperoleh manfaat yang sama sesuai target yang telah ditetapkan. (fix)



Tinggalkan Balasan