PADANG, NUSATIME.ID — Sekolah Sepak Bola (SSB) Samurai Soccer School Padang menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal dalam ajang Liga TopSkor (LTS) zona Sumatera Barat musim 2026/2027. Berbeda dari musim sebelumnya, SSB yang bermarkas di Kota Padang ini memutuskan memperluas partisipasi dengan menurunkan tim pada tiga kategori usia sekaligus, yakni Kelompok Usia (KU) 10 tahun, 12 tahun, dan 14 tahun.

Keputusan tersebut diambil setelah pada musim lalu Samurai SS berhasil menembus putaran nasional pada kategori U-12 sebagai salah satu wakil Sumatera Barat. Musim ini, di bawah asuhan pelatih kepala Tri Gustian serta komitmen pemilik klub Andi Susanto (Andi Broo), Samurai SS menempatkan pembinaan jangka panjang sebagai fondasi utama pergerakan tim.

Pemilik SSB Samurai SS Padang, Andi Broo, menegaskan bahwa keikutsertaan timnya dalam LTS 2026/2027 tidak sekadar mengejar trofi, melainkan untuk membangun ekosistem kompetisi yang sehat dan berkelanjutan bagi para pemain muda.

“Ini tahun kedua kami berpartisipasi di Liga TopSkor. Musim lalu kami fokus di U-12 dan berhasil menjadi salah satu wakil Sumbar ke tingkat nasional. Musim ini kami turun di tiga kelompok umur (U-10, U-12, dan U-14). Harapannya tentu ada hasil terbaik yang diraih, meski tujuan utama kami bukan sekadar menjadi juara,” ujar Andi  Broo di Padang, Selasa (27/10/2026).

Andi menambahkan, bagi manajemen Samurai SS, gelar juara merupakan apresiasi atas kerja keras, namun proses pembinaan karakter dan kemampuan bertanding anak didik tetap menjadi poin paling utama.

Liga TopSkor dinilai memiliki nilai strategis dalam mempercepat kematangan bertanding pemain muda di Sumatera Barat. Berbeda dengan turnamen berformat sistem gugur yang relatif singkat, format kompetisi penuh dan berjenjang di LTS memberikan beberapa keunggulan teknis maupun non-teknis.

Format kompetisi yang bergulir dalam durasi panjang melatih ketahanan fisik, mental, dan konsistensi bermain para siswa di setiap pekan pertandingan. Kesempatan melangkah ke putaran nasional memberikan panggung bagi pemain daerah untuk terpantau oleh pemandu bakat (scout) klub profesional maupun tim nasional usia muda. Berfokus pada penguasaan teknik dasar (ball mastery), ketangkasan motorik, serta menanamkan kegembiraan bermain sepak bola. Kesadaran posisi (spatial awareness), taktik dasar, dan pemahaman transisi permainan. Kematangan taktis, kedisiplinan formasi, serta persiapan fisik menuju level kompetisi remaja.

Bagi jajaran pelatih, setiap laga kompetitif menjadi instrumen evaluasi yang objektif untuk mengukur efektivitas materi latihan harian serta pembenahan strategi secara berkala.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan manajemen yang terstruktur, Samurai SS Padang optimistis melangkah pada Liga TopSkor 2026/2027 guna melahirkan pesepak bola berkarakter dan berdaya saing dari Sumatera Barat untuk kancah nasional. (**)