PADANG, NUSATIME.ID – Taruna Luki Padang mengamankan satu tiket ke babak delapan besar Piala Soeratin U-15 Sumatera Barat usai menumbangkan Putra Bumi Serambi Padang Panjang dengan skor telak 3-0 di Stadion Utama Sumbar, Jumat (4/9/2026).
Meskipun skor akhir menunjukkan keunggulan mencolok, laga 12 besar tersebut menyajikan duel bertempo tinggi dan sengit sejak peluit pertama dibunyikan.
Atmosfer pertandingan langsung memanas begitu kick-off dimulai. Kedua tim saling jual-beli serangan demi memegang kendali permainan. Taruna Luki mengambil inisiatif lebih awal dan langsung menghentak pertahanan lawan. Kejutan hadir pada menit ke-8 saat M. Azzam Putra Kalia memanfaatkan kelenggahan lini belakang Putra Bumi Serambi untuk memecah kebuntuan dan membawa Taruna Luki unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Putra Bumi Serambi meningkatkan intensitas permainan. Lini tengah menjadi area pertarungan sengit dengan perebutan bola yang berlangsung ketat. Beberapa kali serangan balik cepat Putra Bumi Serambi mengancam gawang Taruna Luki, namun solidnya barisan pertahanan tim asal Padang ini membuat keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tidak kunjung mereda. Putra Bumi Serambi tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan, sementara Taruna Luki bermain disiplin sambil menunggu celah. Momen krusial terjadi pada menit ke-64 ketika Furkan Zalfisman berhasil mengeksekusi peluang matang dan menggandakan keunggulan Taruna Luki menjadi 2-0.

Fokus Putra Bumi Serambi makin goyah jelang laga usai. Menjelang peluit panjang, M. Azzam Putra Kalia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-85 sekaligus mengunci kemenangan timnya menjadi 3-0.
Hingga laga berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta. Kemenangan ini membawa Taruna Luki melangkah dengan percaya diri ke babak perempat final Piala Soeratin U-15 Sumbar.
Pelatih Taruna Luki, Afandi, mengapresiasi tinggi kerja keras dan perjuangan para anak asuhnya di lapangan. Kendati demikian, ia menegaskan masih ada beberapa evaluasi penting yang harus dibenahi sebelum tampil di babak delapan besar, khususnya terkait efektivitas penyelesaian akhir (finishing).
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan perjuangan anak-anak hari ini. Mereka tampil pantang menyerah hingga peluit panjang. Namun, meski meraih kemenangan, masih ada beberapa kelemahan yang harus kita perbaiki, salah satunya adalah penyelesaian akhir yang harus lebih tenang dan klinis di laga selanjutnya,” ujar Afandi seusai pertandingan.
Di babak delapan besar Taruna Luki sudah ditunggu PS Gas Sawahlunto yang menang by pada babak 12 besar.(sal)



Tinggalkan Balasan