- Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, kembali muncul ke publik dan mengabarkan kondisi kesehatannya yang kian membaik usai mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
- Dalam unggahan media sosialnya, Nanik menceritakan pengalaman tertahan di Penang, Malaysia, akibat pesawat penerbangan menuju Jakarta mengalami kerusakan teknis hingga tengah malam.
- Nanik menyampaikan apresiasi dan mempromosikan pengusaha rental WNI keturunan Tionghoa di Penang yang dinilai sangat membantu menjemput serta memberikan potongan harga saat ia kesulitan mendapatkan transportasi.
JAKARTA – Lama tak terdengar kabarnya setelah mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dengan alasan kesehatan, Nanik S Deyang kembali muncul ke publik.
Mantan jurnalis tersebut membagikan kabar terbarunya melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan di Instagram dan TikTok, Nanik menyebut kondisi kesehatannya kini sudah membaik meski masih harus menjalani pengobatan dan pemeriksaan rutin.
“Sekarang saya sudah sehat ya, tapi masih harus tetap melakukan pengobatan dan masih rutin periksa ya,” katanya melalui unggahan video, Minggu, 9 Agustus 2026.
Nanik sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN karena alasan kesehatan. Ia mengungkapkan harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Dalam unggahan terbarunya, Nanik juga menceritakan pengalaman saat berada di Penang, Malaysia. Ia bahkan sempat mempromosikan sebuah perusahaan rental setelah mendapat bantuan dari pemilik usaha tersebut ketika mengalami kendala dalam perjalanan pulang ke Indonesia.

Cerita itu bermula ketika pesawat yang hendak ditumpangi Nanik dari Penang menuju Jakarta mengalami penundaan. Menurut Nanik, pesawat yang seharusnya berangkat pada pukul 18.00 mengalami delay hingga pukul 20.00 lebih. Namun, pesawat tersebut tak kunjung berangkat karena mengalami kerusakan.
“Kebaikan orang (etnis) China kembali saya dapatkan ketika saya mau balik ke Indonesia karena pesawat yang saya naikin dari Penang-Jakarta, yang tadinya mau terbang pukul 18.00 delay sampai pukul 20.00 lebih, dan akhirnya karena mengalami kerusakan hingga pukul 24.00 belum bisa terbang,” tulis Nanik dalam unggahannya.
Situasi tersebut membuat Nanik harus mencari tempat untuk bermalam di Penang. Ia kemudian meminta stafnya mencarikan taksi online sekaligus hotel untuk menginap.
Namun, karena waktu sudah larut malam, rombongan Nanik disebut kesulitan mendapatkan taksi online.
Di tengah situasi tersebut, sekretaris pribadi Nanik kemudian menyampaikan kabar bahwa mobil yang sebelumnya disewa selama berada di Penang akan datang menjemput mereka.
Menariknya, kendaraan tersebut tidak datang sekadar sebagai layanan rental. Pemilik usaha rental itu, Harianto, disebut langsung datang menjemput rombongan Nanik.
Nanik kemudian memperkenalkan Harianto sebagai seorang Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Tionghoa yang memiliki kecintaan dan kebanggaan kuat terhadap Indonesia.
Meski telah lama berada di Malaysia, kata Nanik, kemampuan Harianto berbahasa Indonesia mulai terbata-bata.
Bantuan tersebut pula yang kemudian membuat Nanik memberikan apresiasi sekaligus mempromosikan usaha rental milik Harianto melalui media sosialnya.
Nanik menyebut Harianto bahkan memberikan diskon 50 persen untuk mengantarkan dirinya dan rombongan ke penginapan setelah penerbangan menuju Indonesia mengalami kendala.
Pengalaman tersebut menjadi cerita tersendiri bagi Nanik di tengah proses pemulihan kesehatannya. Setelah cukup lama tidak muncul ke publik sejak mundur dari jabatan Kepala BGN, ia kini kembali menyapa masyarakat melalui media sosial sembari membagikan kabar mengenai kondisi kesehatannya. (fix)



Tinggalkan Balasan