BATAM, NUSATIME.ID — Duka mendalam menyelimuti keluarga Sepriani Wirda Nengsih, mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP) asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Sepriani meninggal dunia usai menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat menjalani program magang di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Jenazah korban telah tiba di rumah duka di Durian Mangko, Nagari Kajai, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, pada Sabtu (24/10/2026) untuk dimakamkan.
Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 17.07 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri Adil Akbar, menjelaskan kejadian bermula saat Sepriani berboncengan dengan rekannya, RGW, menggunakan sepeda motor Honda Beat. Dari arah belakang, sebuah mobil Hyundai Santa Fe bernomor polisi BP 1618 IJ menabrak sepeda motor korban.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengemudi mobil berinisial WA diduga kehilangan konsentrasi saat berupaya meraih telepon seluler di atas dasbor kendaraan. Akibatnya, kendaraan hilang kendali dan menabrak motor korban hingga terseret sejauh 30 meter.

“Sepriani dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit, sementara rekannya (RGW) mengalami luka berat,” ujar Iptu Jefri. Saat ini pengemudi mobil berinisial WA telah diamankan di Polresta Barelang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kepergian Sepriani memicu luapan emosi dan kesedihan mendalam dari pihak keluarga serta kerabat. Di media sosial, kerabat korban menyampaikan kekecewaan atas kelalaian pengemudi yang mengakibatkan hilangnya nyawa Sepriani dan mendesak kepolisian memproses kasus ini secara adil dan transparan.
Saat ini, kepolisian masih terus mendalami kelengkapan berkas perkara serta mengumpulkan keterangan saksi guna menentukan status hukum penanganan kasus kecelakaan tersebut. (**)



Tinggalkan Balasan