- SSB Aero Sky Padang siap melakoni debut pada ajang Liga TopSkor Zona Sumatera Barat musim 2026/2027 dengan menurunkan dua tim di kategori usia 12 tahun demi pemerataan menit bermain.
- Pelatih Kepala Aero Sky, Gusripen Effendi, menegaskan bahwa keikutsertaan tim difokuskan pada proses tumbuh kembang dan pembinaan mentalitas pemain melalui kompetisi terstruktur, bukan sekadar memburu trofi juara.
- Penyelenggara mencatat lonjakan partisipasi klub anyar hingga hampir separuh total kontestan musim ini, mencerminkan kian tingginya kesadaran pengelola SSB terhadap pentingnya kompetisi berkesinambungan.
PADANG, NUSATIME.ID — Meski berstatus sebagai kontestan anyar, Sekolah Sepak Bola (SSB) Aero Sky Padang menyatakan kesiapannya untuk melakoni debut pada gelaran Liga TopSkor (LTS) Zona Sumatera Barat musim 2026/2027 yang dijadwalkan bergulir November mendatang.
Guna memberikan menit bermain yang merata bagi seluruh pemain binaan, manajemen Aero Sky memutuskan menerjunkan dua tim sekaligus di Kelompok Umur (KU) 12 tahun, yakni Aero Sky Warriors dan Aero Sky Rangers.
Pelatih Kepala SSB Aero Sky, Gusripen Effendi, menegaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam ajang ini didasari pada kebutuhan iklim kompetisi yang terstruktur. Menurut mantan pemain Semen Padang FC tersebut, format kompetisi jangka panjang LTS menjadi sarana ideal untuk mengasah mentalitas dan kemampuan teknis para pesepak bola muda.
“Liga TopSkor adalah wadah yang sangat tepat untuk pembinaan. Selain menyajikan alur kompetisi yang panjang, adanya putaran nasional menjadi motivasi tambahan bagi anak-anak,” ujar Gusripen di Padang, Senin (19/10/2026).
Mengenai target, Gusripen menyampaikan bahwa fokus utama Aero Sky adalah proses tumbuh kembang pemain di lapangan, bukan sekadar memburu trofi. Namun, ia memastikan anak-anak asuhnya tetap tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

“Kami siap bersaing secara sportif. Target utama kami memang bukan juara, melainkan memberi ruang berkompetisi yang tepat. Tapi jika ada kesempatan untuk berprestasi lebih jauh, tentu akan kami maksimalkan,” tegasnya.
Kehadiran Aero Sky Padang turut mempertegas tingginya antusiasme pembinaan sepak bola usia dini di Sumatera Barat musim ini. Pihak penyelenggara mencatat gelombang kepesertaan dari klub-klub baru mengalami peningkatan signifikan.
Ketua Panitia LTS Sumbar, Renol “Palek” Fadli, mengungkapkan bahwa hampir separuh kontestan pada edisi 2026/2027 merupakan pendatang baru. Selain Aero Sky, sejumlah akademi seperti Skadron FA, Kuau Rajo, GBM Bungo Pasang, hingga Gumanti Muda Solok dipastikan bersaing, baik di Zona Padang maupun Zona Payakumbuh.
“Hampir separuh wajah baru hadir di LTS edisi kali ini. Ini menandakan para pengelola dan pelatih SSB maupun akademi makin paham akan esensi pembinaan yang berkelanjutan,” kata Renol.
Ia menambahkan, pembentukan pemain berkualitas tidak dapat terwujud hanya melalui sesi latihan harian, melainkan butuh ujian rutin melalui kompetisi yang sehat.
“Melahirkan pemain andal itu membutuhkan perpaduan antara latihan keras dan atmosfer pertandingan yang kompetitif. Liga TopSkor hadir untuk membangun dan merawat ekosistem tersebut,” pukas Renol. (**)



Tinggalkan Balasan