Rangkuman Utama
  • IFA Indarung memastikan tiket ke babak semifinal Piala Soeratin U-13 Zona Sumatera Barat setelah mengalahkan Bhayangkara FC Bukittinggi dengan skor 2-0 di Stadion Utama Sumbar.
  • Dua gol kemenangan IFA Indarung dicetak pada babak pertama melalui eksekusi sepak pojok langsung Zaim Uchrahwi pada menit ke-4 dan aksi individu Alfonso pada masa tambahan waktu (35+2').
  • Bhayangkara FC terus melancarkan gelombang serangan pada babak kedua, namun kedisiplinan dan kokohnya lini pertahanan IFA Indarung berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID— Drama sengit tersaji di lapangan hijau Stadion Utama Sumbar, Sabtu (5/9/2026). IFA Indarung harus mencurahkan segenap keringat dan fokus tingkat tinggi untuk meredam kegigihan Bhayangkara FC Bukittinggi U-13, sebelum akhirnya mengunci kemenangan 2-0 dan merebut tiket panas ke babak semifinal Piala Soeratin U-13 Zona Sumatera Barat.

Laga berjalan dalam tensi tinggi sejak menit awal. IFA Indarung yang mengambil inisiatif serangan langsung mengejutkan pertahanan lawan saat laga baru berjalan empat menit. Lewat situasi sepak pojok, Zaim Uchrahwi melepaskan eksekusi melengkung nan ciamik yang langsung meluncur mulus ke dalam gawang Bhayangkara FC. Gol cepat ini membakar semangat anak-anak Indarung, sekaligus memaksa Bhayangkara FC bekerja ekstra keras.

Tak ingin tinggal diam, skuad Bhayangkara FC bangkit dan melancarkan gelombang serangan balasan. Namun, di tengah gempuran itu, IFA Indarung memperagakan kedewasaan bermain. Tepat pada masa injury time babak pertama (35+2′), Alfonso menunjukkan aksi individu spektakuler, menari melewati dua bek Bhayangkara sebelum menghempaskan bola ke dalam jaring. Skor 2-0 menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, pertarungan berubah menjadi ujian mental. Bhayangkara FC tampil tanpa rasa takut dan terus mengurung lini belakang IFA Indarung demi memburu ketertinggalan. Peluang demi peluang terus tercipta dari determinasi tinggi para pemain Bukittinggi.

Di sisi lain, perjuangan IFA Indarung di paruh kedua penuh dengan ujian disiplin. Mereka memagari area pertahanan dengan pengawalan yang sangat ketat, menahan tiap jengkal pergerakan lawan. Kurangnya penyelesaian akhir dari Bhayangkara FC serta kokohnya tembok pertahanan IFA membuat papan skor tak bergoyah hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan 2-0 ini menjadi bukti kerja keras dan ketangguhan mental IFA Indarung dalam mengatasi perlawanan spartan Bhayangkara FC untuk melangkah ke babak empat besar. (sal)