PADANG, NUSATIME.ID — Kompetisi pembinaan usia muda berjenjang paling bergengsi, Liga Top Skor (LTS) Sumbar 2026/2027, dipastikan bakal menyajikan persaingan yang jauh lebih sengit dan kompetitif dibanding musim-musim sebelumnya.

Kehadiran sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) wajah baru yang tampil debutan pada musim ini diyakini bakal memberikan ancaman serius bagi dominasi para kontestan langganan juara. Kondisi ini membuat tim-tim senior atau “wajah lama” harus ekstra waspada dalam meracik strategi demi menjaga marwah dan gengsi mereka di kancah sepak bola akar rumput Sumatra Barat.

Meski menyandang status sebagai tim mapan yang telah malang melintang di berbagai ajang usia muda, klub-klub langganan seperti Taruna Luki, Imam Bonjol, PSTS Tabing, Muspan, hingga Ripan’s tidak ingin jemawa. Sejak jadwal resmi dirilis oleh panitia pelaksana, deretan SSB langganan ini langsung menggenjot intensitas latihan dan melakukan persiapan matang guna menghadapi kejutan dari para pendatang baru.

“Kami menyadari kehadiran wajah baru di LTS bakal memperketat persaingan, tapi ini tentu menjadi tantangan bagi kami untuk tampil lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Andria Nova, pelatih SSB Taruna Luki, saat ditemui di Padang, Jumat (30/10/26).

Senada dengan Andria, pengelola sekaligus juru taktik SSB Imam Bonjol, Jon, juga memandang positif dinamika kompetisi musim ini. Menurutnya, tensi kompetisi yang meningkat justru akan memicu motivasi anak asuhnya untuk bekerja lebih keras di atas lapangan hijau demi mempertahankan tradisi prestasi.

“Hadirnya wajah baru akan memperketat persaingan. Kami tentu akan terus berjuang habis-habisan untuk mengulang bahkan melampaui pencapaian prestasi pada edisi lalu,” tegas Jon.

Sementara itu, Koordinator LTS Sumbar, Andri Pratomo, mengungkapkan rasa optimisnya melihat antusiasme luar biasa dari dunia pembinaan sepak bola usia dini di region ini. Pada edisi 2026/2027, tercatat lonjakan partisipasi dengan hadirnya sejumlah tim debutan yang siap mencuri perhatian.

Beberapa nama SSB baru yang dipastikan ambil bagian dan siap memberi warna tersendiri di antaranya adalah SSB Bungo Padang, Aero Sky, dan Fajar Menyingsing. Kehadiran klub-klub anyar ini diyakini membawa energi segar, gaya permainan yang variatif, serta motivasi berlipat untuk menumbangkan hegemoni para sesepuh kompetisi.

“Cukup banyak peserta baru yang ambil bagian pada edisi tahun ini. Kehadiran mereka seperti SSB Bungo Padang, Aero Sky, dan Fajar Menyingsing tentu membuat peta kekuatan menjadi dinamis. Karena itu, SSB langganan LTS, seperti Taruna Luki, Imam Bonjol, PSTS, Muspan, dan Ripan’s harus benar-benar waspada dan tidak boleh menganggap remeh lawan,” jelas Andri Pratomo.

Dengan kolaborasi antara kematangan taktik tim-semasa dan semangat membara dari para debutan, Liga Top Skor Sumbar 2026/2027 diprediksi tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi, tetapi juga panggung emas bagi lahirnya talenta-talenta muda potensial masa depan sepak bola Sumatra Barat yang menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. (**)