LIMA PULUH KOTA, NUSATIME.ID— Seorang pria paruh baya bernama Zulfikar (50) mengalami insiden membahayakan saat memanjat pohon kelapa di Jorong Dama Tinggi, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Kamis (29/10/2026). Korban yang beralamat di Kampung Patai, Padang Gadang, Kecamatan Gunung Omeh, sempat tersangkut di ketinggian sekitar 13 meter sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Budi Sanjaya, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan darurat dari masyarakat mengenai peristiwa tersebut pada pukul 11.00 WIB.
“Setelah menerima laporan, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan lima personel ke lokasi untuk mengevakuasi korban,” ujar Budi Sanjaya.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas mendapati korban sudah dalam posisi tergantung di batang pohon kelapa. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Zulfikar memanjat pohon kelapa untuk memetik buahnya. Di tengah aktivitas tersebut, kaki korban tiba-tiba terpeleset sehingga tubuhnya jatuh.
Nahas namun beruntung, korban tidak langsung terjatuh ke tanah. Sepatu khusus pemanjat pohon yang terbuat dari besi dan dikenakan oleh korban tersangkut pada bagian pohon, sehingga tubuhnya tergantung di ketinggian sekitar 13 meter.

Petugas pemadam kebakaran segera melakukan operasi penyelamatan darurat dengan menggunakan peralatan tali untuk menurunkan korban secara perlahan dari puncak pohon. Berkat kesigapan petugas dan dukungan warga sekitar, proses evakuasi akhirnya berjalan lancar.
Setelah berhasil diturunkan ke bawah, korban segera mendapatkan pemeriksaan awal. Dari hasil penanganan di lapangan, Zulfikar diketahui mengalami luka terkilir pada bagian kaki kanan akibat insiden tersebut.
Usai dipastikan kondisi keselamatannya dan diberikan pertolongan pertama, korban langsung dibawa pulang ke kediamannya untuk menjalani pemulihan. (**)



Tinggalkan Balasan