Padang-Polda Sumbar bersama Polres Pesisir Selatan terus mendalami kasus kematian seorang guru honorer di Mes Polisi, Kabupaten Pesisir Selatan.
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan alat bukti dan menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban yang ditemukan meninggal di mes personel Polres Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Minggu (28/6/2026) dini hari.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya kepada media menyatakan, 4 anggota polisi dan saksi kunci telah diperiksa secara intensif,
“Polisi telah memeriksa saksi dari pihak keluarga (3 orang), rekan kerja, hingga penghuni mes (4 orang),” katanya.
“Penyidik juga mendalami alasan korban menginap di mes tersebut,” lanjutnya

Selain itu, katanya, sejumlah sampel organ telah diperiksa di Padang, dan sebagian lagi akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab kematian.
Dijelaskannya, berdasarkan pemeriksaan fisik sementara, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polda Sumbar menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan secara intensif dan meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi secara menyeluruh.
Seperti diketahui kematian guru honorer di Mess Polres Pessel menjadi sorotan setelah pihak keluarga mendapati berbagai kejanggalan dan melaporkannya ke Propam Polda Sumbar. (**)



Tinggalkan Balasan