NUSATIME.ID – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Wakapolda Sumbar) Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, memberikan motivasi dan penguatan wawasan kebangsaan kepada para santri Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Zainudin Labay Perguruan Diniyyah Puteri tersebut menjadi momentum untuk memperkuat karakter generasi muda, menanamkan semangat nasionalisme, serta mendorong santri berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Dalam penyampaiannya, Solihin mengangkat keteladanan Rahmah El Yunusiyyah, tokoh pendidikan perempuan asal Minangkabau yang memberikan kontribusi besar bagi bangsa melalui perjuangan di bidang pendidikan.

Ia menegaskan bahwa santri memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab yang sama untuk ikut mendorong kemajuan Indonesia, tanpa memandang latar belakang maupun lembaga pendidikan tempat mereka menimba ilmu.

“Jangan pernah menganggap bahwa pesantren putri tidak memiliki sumbangsih bagi bangsa. Justru dari lembaga pendidikan seperti ini lahir generasi berilmu dan berkarakter yang mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat,” pesan Brigjen Pol. Solihin.

Wakapolda Ingatkan Santri Bahaya Narkoba hingga Hoaks

Selain membahas wawasan kebangsaan, Wakapolda Sumbar mengingatkan para santri agar mewaspadai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Beberapa di antaranya adalah penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, serta penyebaran berita bohong atau hoaks di ruang digital.

Ia menekankan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang aman, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan.

Para santri juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, bersikap kritis terhadap informasi, serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan berita yang belum terverifikasi.

Dalam sesi dialog, para santri turut mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai persoalan sosial, penyalahgunaan narkoba, hingga profesionalitas anggota kepolisian dalam menjalankan tugas.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Solihin menegaskan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan anggota Polri harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah itu merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga profesionalitas kepolisian sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Kegiatan yang turut dihadiri Irwasda Polda Sumbar dan Kapolres Padang Panjang tersebut berlangsung interaktif. Para santri mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan memperluas pemahaman mengenai peran generasi muda dalam menjaga persatuan, keamanan, serta keutuhan bangsa.

Polda Sumbar Dorong Santri Berkarakter dan Peduli Bangsa

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan bahwa edukasi kebangsaan bagi pelajar dan santri merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki wawasan luas, karakter kuat, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kontribusi santri dalam perjalanan bangsa, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam menghadapi tantangan zaman melalui pendidikan, sikap toleran, dan tanggung jawab sosial.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri kepada Wakapolda Sumbar, Irwasda Polda Sumbar, dan Kapolres Padang Panjang. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama serta penampilan Rahmah Ethnic Orchestra.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumbar berharap para santri terus mengembangkan ilmu pengetahuan, memperkuat karakter, dan menumbuhkan semangat kebangsaan sebagai bekal untuk menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.