Rangkuman Utama
  • Pertandingan babak 12 besar Piala Soeratin U-15 antara sesama tim Koto Tangah, Kompak Kampung Pisang kontra KLA Dentis, berakhir imbang 0-0 pada waktu normal meski Kompak harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-69.
  • Kompak Kampung Pisang berhasil mengunci kemenangan dramatis 2-1 melalui babak adu penalti setelah empat eksekutor KLA Dentis gagal menuntaskan tugasnya.
  • Kemenangan ini memastikan langkah Kompak Kampung Pisang menuju babak delapan besar untuk menghadapi Excellent Batusangkar.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID – Stadion Utama Sumbar bergemuruh pada Jumat (4/9/2026) sore. Derby panas sesama tim Kecamatan Koto Tangah di babak 12 besar Piala Soeratin U-15 menyajikan tensi tinggi sejak detik pertama kick-off.

Bentrok gengsi antara Kompak Kampung Pisang dan KLA Dentis U-15 menghadirkan duel fisik nan taktis. Setiap jengkal rumput diperebutkan dengan sengit. Serangan kilat KLA Dentis kerap dibalas ancaman mematikan dari Kompak, menciptakan alur jual-beli serangan yang memaksa kedua kiper bekerja ekstra keras.

Meski tempo laga menguras emosi dan kerap diwarnai benturan keras, rapatnya barisan pertahanan kedua tim membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga mendekati akhir waktu normal.

Drama mencapai puncaknya menjelang laga usai. Pada menit ke-69, petaka menghantam Kompak Kampung Pisang setelah salah satu pemainnya menerima kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain memicu KLA Dentis untuk menggempur total lini belakang lawan.

Namun, bermain dengan 10 orang justru melipatgandakan militansi skuad Kompak Kampung Pisang. Tembok pertahanan yang kokoh dan disiplin baja berhasil mentoleransi gelombang serangan KLA Dentis hingga peluit panjang berbunyi.

Tanpa pemenang di waktu reguler, pertandingan berlanjut ke babak adu penalti yang penuh tekanan mental. Dalam situasi hidup-mati ini, ketenangan menjadi kunci pembeda. Dua penendang Kompak Kampung Pisang sukses menjalankan tugasnya dengan dingin.

Sebaliknya, petaka menghampiri KLA Dentis ketika empat eksekutor mereka gagal menaklukkan kiper lawan, sehingga hanya mampu mengemas satu gol.

Kompak Kampung Pisang akhirnya menyegel kemenangan dramatis 2-1. Hasil ini tak sekadar menegaskan dominasi mereka di derby Koto Tangah, tetapi juga membuktikan ketangguhan mental untuk melangkah gagah ke babak 8 besar.

Pada babak 8 besar nanti, Kompak Kampung Pisang sudah ditunggu oleh Excellent Batusangkar yang melenggang usai meraih kemenangan bye di babak sebelumnya. (sal)