- PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan pasokan BBM di Sumatera Barat berangsur stabil seiring membaiknya kondisi jalur distribusi utama.
- Pertamina mengerahkan 25 unit mobil tangki tambahan dan mengoperasikan Integrated Terminal Teluk Kabung selama 24 jam untuk mempercepat normalisasi penyaluran.
- Sinergi terus diperkuat bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Hiswana Migas demi menjamin pengawalan serta kelancaran distribusi BBM di jalur prioritas.
PADANG – Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Barat kini kembali berangsur stabil setelah sebelumnya mengalami kendala distribusi. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan proses penyaluran energi ke berbagai SPBU kembali berjalan lancar seiring membaiknya kondisi jalur distribusi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan mobil tangki kini dapat menjangkau SPBU dengan waktu tempuh yang semakin optimal. Perbaikan kondisi lalu lintas di sejumlah jalur utama menjadi faktor penting yang mempercepat distribusi BBM ke berbagai wilayah di Sumatera Barat.
“Pertamina terus mengoptimalkan penguatan operasional dan percepatan distribusi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Barat tetap terpenuhi,” kata Fahrougi dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (20/7/2026).
Untuk mempercepat normalisasi pasokan, Pertamina mengerahkan 25 unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter. Penambahan armada tersebut dilakukan guna meningkatkan kapasitas distribusi BBM ke sejumlah daerah yang sebelumnya terdampak keterlambatan pengiriman.
Tak hanya itu, Integrated Terminal Teluk Kabung juga dioperasikan selama 24 jam penuh. Operasional tanpa henti tersebut ditujukan agar proses penerimaan, penimbunan, hingga penyaluran BBM dapat berlangsung lebih optimal selama masa pemulihan distribusi.

“Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat. Kini, seiring membaiknya kondisi jalur distribusi di sejumlah titik, proses penyaluran BBM juga semakin lancar. Pertamina tetap mengoperasikan seluruh sarana distribusi secara maksimal agar pasokan di seluruh wilayah Sumatera Barat tetap terjaga,” ujarnya.
Selain memperkuat armada dan meningkatkan operasional terminal, Pertamina juga terus mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi tersebut meliputi pengawalan mobil tangki di jalur prioritas, pengaturan pola distribusi, pemantauan stok di seluruh Fuel Terminal dan SPBU, hingga penyesuaian jadwal pengiriman agar proses distribusi BBM tetap berlangsung efektif.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina memastikan pasokan energi di Sumatera Barat kembali terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal seiring normalnya kembali jalur distribusi di berbagai wilayah. (fix)



Tinggalkan Balasan