Rangkuman Utama
  • Satu unit mobil Honda Freed hangus terbakar di kawasan padat pertokoan Jalan Bandar Damar, Padang Barat, Kota Padang, pada Jumat (24/7/2026).
  • Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan 2 unit armada dan 19 personel untuk memadamkan api serta mencegah kebakaran merambat ke bangunan di sekitarnya.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp115 juta dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang-Satu unit kendaraan roda empat jenis Honda Freed hangus terbakar di kawasan padat pertokoan Jalan Bandar Damar No. 18A, tepatnya di depan restoran cepat saji McDonald’s Ahmad Yani, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (24/7/2026).

Kebakaran yang menimpa mobil berplat nomor F 1370 FNH milik Olivia Antiri (34), seorang pekerja swasta, pertama kali diketahui oleh saksi di lokasi kejadian, Alfi Ilham Pratama (33), anggota Polri.

Saksi melihat kepulan asap disertai kobaran api mendadak keluar dari bagian kap depan kendaraan tersebut sebelum akhirnya melaporkannya ke pihak berwenang.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan bahwa penanganan cepat langsung dilakukan begitu laporan dari masyarakat diterima.

“Laporan masuk ke Mako Damkar pada pukul 12.13 WIB. Hanya dalam satu menit, unit armada langsung kami berangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 1,3 kilometer,” ujar Rinaldi dalam keterangannya, Jumat.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 12.17 WIB dan langsung melakukan prosedur pemadaman serta pendinginan di area jalan protokol yang sedang ramai aktivitas warga tersebut.

Dalam upaya menaklukan si jago merah, Dinas Damkar Kota Padang menerjunkan sebanyak 2 unit armada pemadam bersama 19 personel dari Peleton C.

Proses pemadaman di area berukuran 1 × 4 meter persegi tersebut memakan waktu sekitar 36 menit hingga akhirnya situasi dinyatakan benar-benar aman dan kondusif pada pukul 12.53 WIB.

Rinaldi menambahkan bahwa tindakan cepat petugas di lapangan berhasil melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke lingkungan sekitarnya. Hal ini tergolong mengingat lokasi kebakaran berada di area padat pertokoan dengan potensi dampak yang cukup luas.

“Area tersebut merupakan kawasan ramai pertokoan dengan estimasi dampak mencapai luas 50 × 50 meter persegi dan berpotensi mengancam sekitar 5 bangunan di sekitarnya. Beruntung api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak merembet,” kata Rinaldi.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Kendati demikian, unit kendaraan Honda Freed tersebut mengalami kerusakan berat pada seluruh bagian utama. Kerugian materi yang ditaksir sebesar Rp115 juta. Belum diketahui penyebab pasti munculnya titik api pada kap mesin mobil tersebut hingga kini masih berada dalam proses penyelidikan pihak berwajib.(*/sal)