PADANG, NUSATIME.ID — Drama mendebarkan mewarnai laga perempat final Piala Soeratin Sumbar U-15 di Stadion Utama Sumbar, Minggu (6/9/2026).

Melalui perjuangan ekstra keras usai sempat tertinggal di babak pertama, PS Gas Sawahlunto akhirnya sukses mengamankan tiket ke babak semifinal setelah menundukkan Taruna Luki Padang dengan skor tipis 2-1 (0-1).

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung menyajikan intensitas tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan untuk mengamankan keunggulan.

Taruna Luki Padang menjadi tim pertama yang memecah kebuntuan pada menit ke-40. Memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti PS Gas, Gherald Haziq melepaskan tembakan keras ke sudut kanan gawang. Bola sempat mengenai tiang sebelum akhirnya meluncur deras ke dalam jala yang dikawal Rafki Syafti.

Tersentak oleh gol tersebut, PS Gas Sawahlunto mencoba mengambil alih kendali permainan. Meski menciptakan sejumlah peluang matang menjelang turun minum, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Taruna Luki tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, alur pertandingan berjalan kian sengit. Gelombang serangan PS Gas akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58. Randika tampil sebagai pembeda setelah melepaskan tendangan terukur dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper lawan, mengubah skor menjadi 1-1.

Gol penyeimbang tersebut membakar motivasi para pemain PS Gas. Hanya berselang lima menit, tepatnya pada menit ke-63, Randika kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk PS Gas Sawahlunto.

Merespons ketertinggalan, Taruna Luki langsung menaikkan tempo permainan dan menggempur lini pertahanan PS Gas. Kendati mengurung area penalti lawan dan menciptakan sederet peluang emas di sisa waktu pertandingan, usaha keras anak-anak Padang tersebut gagal membuah hasil hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai laga, pelatih Taruna Luki, Afandi, tetap memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras anak asuhnya meski harus terhenti di fase perempat final.

“Kami sudah berjuang maksimal. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya,” ujar Afandi.

Sementara itu, pelatih PS Gas Sawahlunto, Mico, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas mental bertanding para pemain yang mampu bangkit dari tekanan.

“Perjuangan yang luar biasa dari para pemain. Mereka mampu menjalankan instruksi tim pelatih dengan sangat baik meski sempat tertinggal,” ungkap Mico usai pertandingan.

Kemenangan dramatis ini memastikan langkah PS Gas Sawahlunto melaju ke babak semifinal Piala Soeratin Sumbar U-15 dan makin dekat dengan tangga juara. (sal)