PADANG, NUSATIME.ID— Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Sumatera Barat terus mematangkan berbagai program strategis untuk memajukan olahraga bela diri Muaythai di Ranah Minang. Salah satu agenda utama yang tengah disiapkan adalah pembentukan dan pemutaran ajang kompetisi berkala bertajuk Liga Muaythai Sumbar.
Langkah ini dirancang sebagai wadah pembinaan berkesinambungan guna mencetak petarung-petarung andal sekaligus memperluas popularitas olahraga asal Thailand tersebut di tengah masyarakat Sumatera Barat.
Ketua Umum Pengprov MI Sumbar, Arif Rahman Nasir, menyatakan bahwa rencana pembentukan Liga Muaythai Sumbar telah masuk dalam kalender program kerja resmi pengurus. Menurutnya, kompetisi yang terstruktur dan rutin sangat krusial untuk mengasah mental, teknik, serta jam terbang para atlet daerah.
“Program kerja tahunan telah kami susun, dan salah satu fokus utama kami adalah merencanakan serta memutar Liga Muaythai Sumbar. Kita ingin menghadirkan kompetisi yang tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet Muaythai berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Arif Rahman Nasir di Padang.
Selama ini, kejuaraan Muaythai di daerah kerap terkendala oleh minimnya frekuensi pertandingan resmi. Kehadiran Liga Muaythai Sumbar diharapkan mampu menjembatani kebutuhan atlet akan ajang kompetisi yang konsisten dan terukur.

Arif menambahkan, melalui mekanisme liga, proses pemantauan bakat (scouting) dapat dilakukan secara lebih objektif. Para pelatih dan pengurus dapat melihat konsistensi performa atlet dari satu laga ke laga berikutnya, bukan sekadar berdasarkan hasil turnamen singkat.
Selain mematangkan fisik dan teknik atlet, liga ini juga ditargetkan untuk mendekatkan Muaythai kepada masyarakat luas. Dengan format pertandingan yang dikemas menarik dan menjangkau berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat, Pengprov MI Sumbar optimistis Muaythai dapat makin digemari oleh lintas generasi, khususnya kaum muda.
Guna mendukung terealisasinya liga tersebut, Pengprov MI Sumbar juga terus mendorong penguatan pengurus cabang (Pengcab) di tingkat kabupaten dan kota. Sinergi antara pengurus provinsi, daerah, serta sasana-sasana (camp) Muaythai yang ada akan menjadi kunci sukses penyelenggaraan kompetisi berkala ini.
“Kami ingin Muaythai bukan lagi dianggap sebagai olahraga yang eksklusif atau sekadar seni bela diri keras, melainkan sebagai sarana pembentukan karakter, gaya hidup sehat, dan ajang ukir prestasi bagi generasi muda Sumbar,” tegas Arif.
Dengan matangnya perencanaan dan komitmen kuat dari seluruh jajaran pengurus, Liga Muaythai Sumbar diharapkan dapat segera diluncurkan dan menjadi barometer baru pembinaan olahraga bela diri di Sumatera Barat. (**)



Tinggalkan Balasan