- Timnas Argentina memastikan tiket ke babak semifinal setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final di Stadion Arrowhead.
- Pelatih Lionel Scaloni mengakui ketangguhan fisik Swiss dan menyebut kartu merah lawan pada menit ke-72 sebagai faktor keberuntungan yang membantu Argentina mengunci kemenangan lewat gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.
- Scaloni menegaskan perlunya evaluasi dan perbaikan performa sebelum Argentina menghadapi Inggris pada laga semifinal di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7) mendatang.
Padang – Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni mengakui Swiss menyulitkan tim asuhannya pada pertandingan perempat final di Stadion Arrowhead, Kansas, Sabtu waktu setempat atau Minggu pagi WIB.
“Kenyataannya kami kesulitan hari ini. Kami tahu mereka tim yang sangat mengandalkan fisik. Saya pikir mereka menempatkan kami dalam kesulitan,” kata Scaloni dalam laman FIFA, Minggu.
Argentina baru bisa memastikan langkah mereka ke semifinal setelah menyudahi perlawanan Swiss lewat perpanjang waktu dengan skor 3-1.
Selain itu, Argentina unggul jumlah pemain sejak menit ke-72 setelah penyerang Swiss Breel Embolo menerima kartu kuning kedua dari wasit karena melakukan diving.
Selanjutnya Argentina mengunci kemenangan pada babak kedua perpanjangan waktu berkat gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.

Scaloni menilai keberhasilan Argentina mengalahkan Swiss dan melaju ke semifinal tak terlepas dari keberuntungan dan Lionel Messi serta kolega harus bisa memperbaiki permainan mereka ketika menghadapi Inggris.
“Kami tidak mampu keluar dari situasi-situasi tertentu. Sebenarnya, hari ini keberuntungan berpihak pada kami karena lawan kehilangan satu pemain akibat kartu merah,” kata Scaloni.
“Sejak saat itu, tim mulai melancarkan serangan. Kami harus realistis; ada hal-hal yang perlu diperbaiki, namun meraih kemenangan tentu selalu lebih baik,” pungkasnya.
Argentina dijadwalkan menghadapi Inggris di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.(**)



Tinggalkan Balasan