Padang-Pemerintah Indonesia terus berupaya mendukung perkembangan olahraga dengan membangun dan merevitalisasi stadion di berbagai daerah.
Sejak tahun 2024, sebanyak 21 stadion berhasil dibangun dan direnovasi dengan anggaran Rp2,87 triliun. Namun, di balik pencapaian tersebut, sejumlah stadion masih menghadapi masalah mangkrak dan kurangnya perhatian serius.
Mantan pemain sepakbola profesional asal Sumbar, Andre Syarifuddin menyatakan, dari info yang di dapat sejak dua tahun terakhir banyak pembangunan stadion dihentikan, di antaranya Stadion Utama Sumbar, Stadion Utama Riau, Stadion Barombong, Makassar Sulawesi Selatan, Stadion Lakidende Kendari Sulawesi Tenggara, Stadion Mangunreja, Tasikmalaya, Jawa Barat, Stadion Lagaligo Palopo, Sulawesi Selatan.
“Dari info yang saya dapat, stadion-stadion ini tidak bisa dilanjutkan pembangunannya, rata-rata terkendala dana. Kedepan, ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah terutama stadion yang akan dibangun atau di renovasi, seperti Stadion Agus Salim” terangnya.
“Jangan sampai rekonstruksi Stadion Agus Salim sama dengan masalah stadion yang mangkrak, pemerintah dapat lebih optimal dalam menyelesaikan proyek stadion, sekaligus menjaga keberlanjutan operasional stadion yang telah direvitalisasi,” pintanya. (**)

Beberapa stadion yang terlantar sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.
Stadion Utama Sumatera Barat
Stadion yang satu ini pantas dinobatkan sebagai stadion yang tak kunjung selesai. Dengan berat hati, stadion yang terlanjur di bangun itu terpaksa harus diteruskan tanpa tujuan yang jelas.
Nahas, setelah diklaim akan menjadi stadion terbesar di Pulau Sumatera, proyek pembangunan justru mangkrak di tengah jalan.
Faktor pemicunya karena tak ada dana lagi untuk melanjutkan stadion ini. Alhasil, kondisi bangunan yang sudah berdiri terlihat memprihatinkan.
Tampak lumut dan warna bangunan semakin menghitam.
Karena belum rampungnya stadion ini Stadion Utama Sumbar belum dipakai secara tetap oleh klub manapun.
Dikabarkan proyek ini masih membutuhkan dana sebesar Rp1 triliun lagi untuk diselesaikan.
Stadion Barombong
Stadion ini terletak di Sulawesi Selatan yang pembangunannya tidak kunjung usai. Tahun 2011, Syahrul Yasin Limpo yang menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan meletakan batu pertama.
Stadion yang berlokasi di dekat pantai Losari itu didirikan dengan maksud sebagai home base baru untuk tim kebanggaan Masyarakat Sulsel, yaitu PSM Makassar.
Namun sayangnya, Stadion Barombong yang didirikan dengan kapasitas 40 ribu penonton dan didirikan mulai 2011 itu justru malah mangkrak hingga sekarang. Belum jelas juga sampai kapan pembangunannya selesai.
Stadion Utama Riau
Stadion yang merupakan stadion terbesar di pulau Sumatera ini terletak di Pekanbaru. Stadion ini mulai dibagun pada tahun 2009 dengan tujuan sebagai men venue PON ke-18 2012 lalu yang dihelat di Provinsi Riau.
Stadion ini berkapasitas 44 ribu penonton menelan biaya fantastis saat pembangunannya, yaitu sebesar 1,18 triliun.
Namun, di balik pembangunannya, stadion ini pernah disengketakan karena mempunyai hutang sebesar Rp 246 miliar kepada kontraktor. Stadion Utama Riau ini pun kini dialih fungsi menjadi lokasi mesum. Anggaran yang terlalu besar menjadi sebab stadion ini tidak terawat.



Tinggalkan Balasan