Padang-Wakil Gubernur Sumatera Barat  Vasko Ruseimy meninjau proses rekonstruksi Stadion Agus Salim, Kota Padang, Rabu (8/72/2026).

Vasco datang ke Stadion Agus Salim bersama Kadispora Sumbar. Dalam kunjungan ini, Vasco memanggil pengelola stadion dan pemenang tender untuk cepat menyelesaikan pembongkaran.

“Pembongkaran harus di buru, agar pengerjaan stadion bisa sesuai jadwal,” kata Vasco kepada pemenang tender dan pengelola gor.

Seperti diketahui, proyek rekonstruksi total kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) H. Agus Salim Padang ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan dengan dukungan anggaran sebesar Rp340 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Pembangunan kawasan olahraga terbesar di Sumatera Barat itu akan dilakukan secara multiyears dan menjadi salah satu proyek strategis pemerintah untuk menghadirkan fasilitas olahraga modern berstandar internasional di Kota Padang.

Sebelumnya, Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengenai pembongkaran Stadion GOR Haji Agus Salim yang akan direkonstruksi.

“Kami perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pembongkaran GOR Haji Agus Salim karena ini aset milik daerah,” kata Kepala Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Sumatera Barat R Rifi Firdaus di Kota Padang, Senin.

Rifi menjelaskan berhubung Stadion GOR Haji Agus Salim milik Pemerintah Provinsi Sumbar, pemerintah pusat atau Kementerian Pekerjaan Umum tidak bisa langsung membongkarnya.

Ia menyampaikan semakin cepat proses pembongkaran dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumbar, maka rekonstruksi Stadion GOR Haji Agus Salim akan semakin cepat pula dikerjakan.

Dalam skemanya, pembangunan ulang stadion yang dibangun pada 1983 tersebut menggunakan kontrak tahun jamak hingga 2028 atau dalam kurun 16 bulan. Kementerian PU berharap pembongkaran stadion dapat secepatnya dilakukan. (sal)