Padang-Oknum anggota Dubalang Kota yang tersandung kasus dugaan pencurian resmi diberhentikan secara tidak hormat. Meski demikian, Pemko Padang menegaskan program Dubalang Kota tetap dilanjutkan karena dinilai telah memberikan banyak manfaat dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Walikota Padang Fadly Amran kepada media menyatakan, Dubalang adalah program dan satuan pengamanan lingkungan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Padang untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat berbasis kearifan lokal. Program ini merupakan bagian dari program unggulan (Progul) Padang Sigap. Masalah yang terjadi terhadap oknum, biarkan proses hukum,
Pemko juga akan melakukan evaluasi terhadap program ini terutama mengevaluasi sistem perekrutan personel.
“Selain menghormati proses hukum yang sedang berjalan, Pemko juga akan mengevaluasi sistem rekrutmen agar anggota yang terpilih benar-benar menjadi representasi nagari dan memiliki integritas,” ujarnya.
Katanya, kasus ini hanya melibatkan satu oknum dan tidak menghapus kontribusi Dubalang Kota yang selama ini disebut berperan dalam mencegah berbagai gangguan ketertiban di Kota Padang.

“Kita akan terus melakukan penyempurnaan terhadap program ini,” terangnya.
Selama ini, tambahnya, untuk memastikan mereka bertugas secara profesional dan tidak melampaui kewenangan, para personel Dubalang Kota secara berkala dibekali dengan pelatihan pemahaman hukum dan ketertiban. “Semua orang bisa memantau kegiatan para dubalang. Kami juga akan terus melakukan evakuasi,” tegasnya.
Seperti diketahui, Seorang oknum anggota dubalang di Kota Padang ditangkap setelah diduga melakukan pencurian di sebuah gudang rempah di Jalan Pasar Hilir Nomor 21, RT 001 RW 002, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan. Penangkapan dilakukan pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kapolsek Padang Selatan AKP Nirdes Ali mengatakan, kasus tersebut bermula dari laporan pemilik gudang yang diterima polisi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan CCTV, polisi melihat seorang pria mengenakan kaus berwarna biru dan sandal jepit merah yang diduga terkait dengan aksi pencurian tersebut. **



Tinggalkan Balasan