Solok-Pemerintah Kota Solok mencatatkan prestasi membanggakan pada penilaian dokumen PJPK tingkat nasional yang diselenggarakan BKKBN di Jakarta. Nilai yang diraih Kota Solok mendekati sempurna yakni,  meraih 96,38.

Capaian tinggi ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menyusun arah pembangunan kependudukan yang berkualitas dan terukur.

Wali Kota Ramadhani menegaskan dokumen ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis untuk mengendalikan kuantitas, meningkatkan kualitas, serta mengarahkan mobilitas penduduk.

“Data kependudukan yang akurat dan terintegrasi adalah kunci utama keberhasilan seluruh pembangunan lintas sektor di Kota Solok,” ujarnya.

Hasil evaluasi kinerja tahun 2025 yang dibahas kini menjadi pijakan untuk menyempurnakan intervensi program pada tahun 2026, dengan fokus utama mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Wali Kota juga menginstruksikan seluruh OPD untuk mempererat sinergi dan kolaborasi. 

Langkah ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia Kota Solok yang unggul, berdaya saing tinggi, dan siap berkontribusi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (**)