- Kinantan FC Padang U-15 sukses melaju ke partai final Piala Soeratin Sumbar U-15 setelah menundukkan Imam Bonjol Padang dengan skor telak 4-1 di Stadion Utama Sumbar.
- Meski sempat diimbangi 1-1 pada awal babak kedua, Kinantan FC mengunci kemenangan berkat dwigol M. Samil serta tambahan gol dari Ukmal Hakim dan Ukwal Hakim, diperberat insiden kartu merah penjaga gawang Imam Bonjol.
- Pelatih Kinantan FC, Hamal Dani, memuji keberhasilan timnya keluar dari tekanan sebagai modal di partai puncak, sementara pelatih Imam Bonjol, Doni Marta, tetap mengapresiasi daya juang anak asuhnya yang telah tampil maksimal.
PADANG, NUSATIME.ID – Kinantan FC Padang U-15 memastikan satu tempat di partai final Piala Soeratin Sumbar U-15 usai menundukkan perlawanan sengit Imam Bonjol Padang dengan skor telak 4-1 pada laga semifinal di Stadion Utama Sumbar, Selasa (8/9/2026).
Meski mengakhiri laga dengan keunggulan besar, kemenangan ini tak diraih Kinantan FC dengan mudah. Imam Bonjol memberikan perlawanan ketat sepanjang 90 menit pertandingan.
Kinantan FC membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-22. Aksi individu ciamik M. Samil yang meliuk-liuk melewati barisan belakang Imam Bonjol sukses menggetarkan jala lawan dan mengubah skor menjadi 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Imam Bonjol mencoba bangkit dengan merombak strategi dan memasukkan amunisi baru. Keputusan tersebut membuahkan hasil manis ketika pemain pengganti, M. Ibnu A. Sadiq, mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-47.
Tersengat gol cepat tersebut, Kinantan FC langsung merespons. Pada menit ke-67, Ukmal Hakim mengembalikan keunggulan Kinantan menjadi 2-1 memanfaatkan celah di sektor tengah pertahanan Imam Bonjol.

Berada dalam posisi tertinggal 1-2, Imam Bonjol terus mengurung pertahanan lawan. Namun, keasyikan menyerang membuat lini belakang mereka terbuka. Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-84, M. Samil mencetak gol keduanya sekaligus memperlebar jarak menjadi 3-1.
Tertinggal dua gol membuat mental para pemain Imam Bonjol goyah. Petaka bertambah saat penjaga gawang mereka dijatuhi kartu merah langsung akibat melanggar pemain Kinantan di luar kotak penalti.
Unggul jumlah pemain membuat Kinantan FC makin leluasa mengendalikan permainan. Pada menit ke-89, Ukwal Hakim menutup pesta kemenangan Kinantan FC menjadi 4-1 lewat eksekusi tendangan bebas terukur. Skor 4-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Seusai pertandingan, pelatih Kinantan FC, Hamal Dani, memuji kerja keras anak asuhnya yang pantang menyerah meski sempat mendapat tekanan hebat dari lawan.
“Perjuangan yang luar biasa dari para pemain. Mereka mampu keluar dari tekanan. Kemenangan ini jadi modal penting untuk laga final nanti,” ujar Hamal Dani.
Di sisi lain, pelatih Imam Bonjol, Doni Marta, tetap mengapresiasi semangat juang timnya walau hasil akhir belum memihak.
“Anak-anak sudah berjuang maksimal. Dewi Fortuna belum berpihak kepada kita hari ini. Kita harus menerima hasil ini dengan jiwa besar,” ungkap Doni Marta. (sal)



Tinggalkan Balasan