- Dua pemancing bernama Febri (22) dan Aldo (18) dilaporkan hilang kontak di Perairan Gosong Makasar, Siberut Utara, setelah bertolak melaut sejak Jumat (16/10).
- Basarnas Mentawai mengerahkan Tim SAR Gabungan menuju perkiraan lokasi kejadian menyusul diterimanya laporan resmi insiden pada Minggu (18/10).
- Penyisiran hari pertama dihentikan tanpa hasil akibat keterbatasan jarak pandang, dan operasi SAR dilanjutkan kembali pada Senin (19/10) dengan memperluas area pencarian.
TUAPEJAT, NUSATIME.ID — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Kepulauan Mentawai mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua pemancing yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Gosong Makasar, Kecamatan Siberut Utara.
Kedua korban diketahui bernama Febri (22) dan Aldo (18). Berdasarkan informasi resmi yang diterima pihak berwenang, kedua pemancing tersebut bertolak dari Labuhan Bajau pada Jumat (16/10) menggunakan perahu bermotor (pompong) berwarna biru-merah berukuran panjang 11 meter yang dilengkapi dua mesin berdaya 5 PK.
Kedua korban sedianya dijadwalkan kembali ke daratan pada Sabtu (17/10). Namun, hingga waktu yang diperkirakan, keduanya tak kunjung kembali dan tidak dapat dihubungi oleh pihak keluarga.
Kantor SAR Mentawai baru menerima laporan resmi mengenai insiden hilang kontak tersebut pada Minggu (18/10) pukul 11.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Siberut segera dikerahkan menuju titik koordinat perkiraan lokasi kejadian (Last Known Position), yang berjarak sekitar 25 nautical miles (NM) dari Pelabuhan Pokai.
Upaya penyisiran di permukaan laut telah dilakukan oleh Tim SAR Gabungan sejak Minggu siang. Kendati demikian, hingga pencarian hari pertama dihentikan sementara pada Minggu sore akibat keterbatasan jarak pandang dan pencahayaan, keberadaan kedua korban belum berhasil ditemukan.

Operasi SAR dilanjutkan kembali pada Senin (19/10) mulai pukul 06.00 WIB dengan perluasan area penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban. (**)



Tinggalkan Balasan