BATAM, NUSATIME.ID– Peristiwa kecelakaan maut menimpa dua mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP) di kawasan Bundaran Ocarina, Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat (23/10/2026) sore. Insiden tabrak lari tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka kritis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dan bukti rekaman CCTV yang diperoleh pada Sabtu (24/10/2026), peristiwa naas itu bermula ketika kedua korban tengah berboncengan sepeda motor keluar dari area proyek di pinggir jalan.
Tak lama berselang, sebuah mobil minibus berwarna hitam melaju dari arah belakang dan langsung menabrak sepeda motor korban. Bukannya berhenti untuk memberikan pertolongan, pengemudi mobil tersebut justru terus melaju hingga menyeret korban beberapa meter sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. Warga di sekitar lokasi langsung berkerumun dan berupaya memberikan bantuan awal.
Pihak kampus membenarkan musibah yang menimpa anggotanya tersebut. Kepala Subbagian Umum PNP, Fajri Arianto, mengonfirmasi bahwa kedua korban merupakan mahasiswi aktif Politeknik Negeri Padang.
Identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Sepriani Wirda Nengsih, warga asal Bangko Kajai, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Sementara itu, korban lainnya, Raisyah Ghea Wulandri, asal Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau, mengalami luka parah dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Elisabeth Botania, Batam.
Peristiwa mengerikan ini mendatangkan duka mendalam bagi keluarga korban serta civitas akademika PNP. Kasus tabrak lari ini kini dalam penanganan pihak kepolisian setempat guna mengidentifikasi dan menangkap pengemudi mobil yang melarikan diri. (**)



Tinggalkan Balasan