JAKARTA – Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan aspek pencegahan korupsi, khususnya terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang hadir bersama dua wakilnya, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan tiba sekitar pukul 10.34–10.35 WIB menggunakan kendaraan terpisah.
Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono lebih dahulu turun dari kendaraan dan langsung memasuki Gedung Merah Putih KPK. Tak lama berselang, Nanik menyusul masuk ke dalam gedung.
Kedatangan ketiganya disambut oleh Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminuddin beserta jajaran sebelum menuju ruang pertemuan.
Saat ditanya wartawan mengenai agenda kedatangannya, Nanik hanya memberikan jawaban singkat.

“Kerja sama,” kata Nanik kepada wartawan.
Sementara itu, Mayjen TNI Trenggono memilih tidak menjelaskan lebih jauh mengenai materi pembahasan.
“Nanti ya,” ujarnya singkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pimpinan BGN dijadwalkan melakukan audiensi dengan pimpinan KPK serta Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat aspek pencegahan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurut Budi, pembahasan juga mencakup tindak lanjut atas hasil kajian dan rekomendasi yang sebelumnya telah disusun KPK terkait tata kelola program tersebut.
“Siang ini, KPK menerima audiensi dari jajaran BGN, untuk membahas berbagai hal khususnya pada aspek pencegahan korupsi. Terlebih sebelumnya KPK melalui Direktorat Monitoring juga telah menyampaikan hasil kajian dan rekomendasi perbaikan terkait tata kelola pada program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Budi.
Pertemuan berlangsung secara tertutup. Hingga berita ini disusun, audiensi antara jajaran BGN dengan KPK masih berlangsung dan belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pembahasan.
Kehadiran pimpinan BGN di KPK menjadi perhatian publik di tengah evaluasi besar terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, baik dari sisi tata kelola, sasaran penerima manfaat, maupun efisiensi penggunaan anggaran. Namun, dalam pertemuan kali ini KPK menegaskan fokus pembahasan berada pada penguatan sistem pencegahan korupsi dan penyempurnaan tata kelola program MBG.



Tinggalkan Balasan