Naufal dan Naura, Dua Bersaudara yang Tumbuh Bersama Kekuatan Afirmasi
Rubrik : Entrepreneurship
Oleh : Drs.H.Marlis,MM, C.Med
(CEO ALINIA GROUP )
Sejak usia dini, Naufal dan Naura memiliki sebuah kebiasaan sederhana namun penuh makna. Sang kakek mengajak mereka menuliskan kalimat-kalimat afirmasi positif di atas secarik kertas, kemudian membacanya dengan penuh keyakinan setiap hari.


Kalimat yang mereka tulis bukan sekadar rangkaian kata, melainkan doa, harapan, sekaligus pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa.
“Aku senang. Aku tenang. Aku bahagia. Dan aku layak menerima rezeki dari mana pun datangnya.”
Bagi sebagian orang, itu hanyalah kalimat sederhana. Namun bagi keluarga ini, afirmasi adalah cara membangun rasa percaya diri, menanamkan optimisme, serta membentuk pola pikir positif sejak masa kanak-kanak.
Drs. H. Marlis meyakini bahwa anak-anak yang dibesarkan dengan kata-kata baik akan lebih mudah menghargai dirinya sendiri, berani bermimpi, serta tumbuh menjadi pribadi yang penuh syukur dan percaya diri. Menurutnya, setiap kalimat positif yang diulang setiap hari akan menjadi benih yang perlahan membentuk karakter.
Suasana belajar di rumah pun menjadi hangat dan menyenangkan. Naufal dan Naura saling menyemangati, tersenyum saat membacakan afirmasi mereka, seolah sedang mengirimkan energi positif kepada diri sendiri dan kepada orang-orang di sekelilingnya.
Di balik momen sederhana itu, tersimpan pelajaran besar bagi setiap orang tua. Pendidikan karakter tidak selalu dimulai dari ruang kelas atau buku pelajaran. Ia bisa lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, dari pelukan penuh kasih, dari teladan keluarga, hingga dari selembar kertas yang berisi kata-kata penuh harapan.
Bagi Drs. H. Marlis, keberhasilan seorang anak bukan hanya diukur dari prestasi akademik atau kesuksesan materi, melainkan dari kemampuan menjaga hati yang bahagia, pikiran yang positif, dan semangat untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
Ia berharap Naufal dan Naura kelak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat, percaya diri, sukses dalam pendidikan dan karier, serta menjadi pribadi yang mampu menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Karena sesungguhnya, setiap masa depan yang hebat selalu berawal dari satu kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil. Dan terkadang, perubahan besar itu dimulai dari sebuah kalimat sederhana yang diucapkan dengan sepenuh hati.
“Aku senang. Aku tenang. Aku bahagia. Dan aku layak menerima rezeki dari mana pun datangnya.”
Sebuah afirmasi hari ini, yang semoga menjadi kenyataan indah di masa depan. (*/Opa Marlis )



Tinggalkan Balasan