AGAM, NUSATIME.ID— Musibah kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen di Jorong Banda Gadang, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (22/10/2026) pagi. Rumah milik Nurhayati (38) tersebut ludes beserta seluruh isinya. Beruntung, Nurhayati bersama suami dan sepasang anaknya berhasil menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan bangunan tempat tinggal mereka.
Peristiwa yang mengejutkan warga setempat ini diperkirakan menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp300 juta. Berdasarkan konfirmasi pihak pemadam kebakaran, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah ini.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Agam, Fauzi, menjelaskan bahwa pihak pemadam menerima laporan kebakaran pertama kali pada pukul 06.25 WIB.
“Usai menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel beserta tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 06.47 WIB,” terang Fauzi.
Proses pemadaman berlangsung intensif mengingat struktur bangunan sebagian besar terbuat dari material semi permanen yang mudah terbakar. Petugas gabungan bersama warga bahit-membahu melakukan pengeroyokan titik api hingga akhirnya api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 08.50 WIB.

Fauzi menyebutkan, penyebab pasti kemunculan titik api hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Menyikapi musibah ini, ia turut mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan api tidak meluas ke bangunan lain,” imbau Fauzi. (**)



Tinggalkan Balasan