PADANG, NUSATIME.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir (rob) yang diprakirakan berlangsung pada 9 hingga 12 Oktober 2026.

Fenomena ini dipicu oleh fase Bulan Baru (New Moon) pada 10 Oktober 2026 yang secara astronomis menyebabkan peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Pasang air laut diprediksi mencapai ketinggian 1,3 hingga 1,5 meter, dengan puncak pasang terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 WIB.

Selain pasang maksimum, kondisi cuaca di wilayah perairan Sumatera Barat dan Mentawai juga berpotensi diguyur hujan berintensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai angin kencang. Kombinasi faktor astronomis dan cuaca ini berpotensi memicu genangan air laut di kawasan pesisir.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi kawasan pesisir Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.

Dampak banjir rob diprakirakan berada pada kategori ringan. Meski demikian, aktivitas masyarakat di sekitar pemukiman pesisir, pelabuhan, serta tambak perikanan diimbau untuk tetap waspada. BMKG meminta masyarakat untuk tidak panik dan selalu memantau pembaruan informasi cuaca maritim resmi. (**)