PADANG, NUSATIME.ID — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kota Padang diproyeksikan bukan sekadar ajang rutin tahunan. Pembukaan perhelatan yang diikuti 663 peserta di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Sabtu (10/10/2026) malam, menjadi momentum penting dalam memperkuat program unggulan Smart Surau.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota, Maigus Nasir, menegaskan bahwa esensi dari kompetisi keagamaan ini terletak pada dampaknya terhadap pembinaan moral serta penghidupan kembali fungsi surau di tengah masyarakat.

Melalui Smart Surau, surau dan masjid dikembalikan fungsinya sebagai pusat pendidikan karakter, literasi Alquran, dan pembinaan keagamaan anak-anak sejak dini. MTQ menjadi muara evaluasi sekaligus pembuktian dari pembinaan rutin yang berjalan di tingkat kecamatan.

“MTQ ini menjadi pilar utama dalam memperkuat program unggulan Smart Surau, sekaligus momentum awal untuk menjaring dan mempersiapkan kafilah yang tangguh menuju MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2027 mendatang,” ujar Maigus Nasir yang juga menjabat Ketua Umum LPTQ Kota Padang.

Ketua Pelaksana sekaligus Sekdako Padang, Raju Minropa, melaporkan bahwa para utusan dari 11 kecamatan ini akan bersaing pada 13 cabang perlombaan. Seluruh rangkaian kompetisi dipusatkan di 16 venue yang tersebar di wilayah Kecamatan Koto Tangah hingga 14 Oktober 2026, dengan memperebutkan piala bergilir serta total hadiah Rp599 juta.

Wali Kota Fadly Amran mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dan mengingatkan bahwa investasi terbaik bagi daerah adalah pembentukan generasi muda yang berakhlak mulia.

“MTQ ini menjadi sarana penting untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan mencintai Alquran,” pungkas Fadly Amran.

Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar Abrar Munanda, Kakankemenag Padang Yasril, jajaran OPD, serta para pimpinan organisasi keagamaan se-Kota Padang.(**)