- Seorang kepala keluarga di Nagari Tiku V Jorong, Kabupaten Agam, meninggal dunia akibat tertimpa kayu saat bekerja pada Senin (19/10/2026).
- Almarhum meninggalkan seorang istri yang tengah mengandung dua bulan serta lima anak perempuan yang kini menghadapi kesulitan ekonomi mendalam.
- Aksi kepedulian publik dan penggalangan donasi mulai dibuka guna membantu kebutuhan hidup keluarga korban, sembari menunggu konfirmasi resmi terkait kronologi insiden dari otoritas terkait.
AGAM, NUSATIME.ID — Duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Seorang pria yang merupakan kepala keluarga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa kayu saat sedang bekerja pada Senin (19/10/2026).
Peristiwa tragis tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman video pendek beredar di media sosial pada Kamis (22/10/2026). Dalam rekaman tersebut, tampak seorang anak perempuan menangis histeris di samping tubuh ayahnya yang sudah tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum meninggalkan seorang istri yang saat ini sedang mengandung dua bulan, serta lima orang anak perempuan yang masih membutuhkan biaya hidup dan pendidikan. Kepergian almarhum secara mendadak membuat keluarga tersebut kini berada dalam kondisi perekonomian yang memprihatinkan.
Kehilangan sosok tulang punggung keluarga memicu keprihatinan masyarakat sekitar dan warganet. Saat ini, keluarga almarhum membutuhkan ulur tangan guna memenuhi kebutuhan pokok harian, keberlanjutan sekolah anak-anak yang ditinggalkan, serta hunian yang lebih layak dan aman.
Guna membantu meringankan beban ekonomi keluarga korban, sejumlah pihak dan kerabat berinisiatif menggalang kepedulian publik. Bantuan kemanusiaan dan donasi secara sukarela mulai dibuka untuk disalurkan langsung kepada pihak keluarga.

Donasi dapat disalurkan melalui dompet digital DANA ke nomor 082174686317 atas nama Nurmeilia Tasari Andani.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih terus berupaya menghimpun konfirmasi resmi dari otoritas pemerintahan nagari, kepolisian setempat, serta pihak keluarga terkait detail kronologi kejadian. Informasi serta perkembangan terbaru akan diperbarui pada pemberitaan selanjutnya.(**)



Tinggalkan Balasan