PADANG, NUSATIME.ID— Stadion Utama Sumbar bakal menjadi saksi bisu adu gengsi dan taktik pada partai puncak final Piala Soeratin U-15, Kamis (10/9/26).

Laga ini mempertemukan dua kekuatan muda Sumatra Barat, Kinantan FC Padang melawan Excellent Batusangkar, dalam sebuah partai ulangan yang sarat aroma pembuktian.

Pertemuan di laga pamungkas ini membawa ingatan publik pada sengitnya persaingan di Grup A. Saat itu, Excellent Batusangkar berhasil menaklukkan Kinantan FC dengan skor tipis 2-1. Hasil manis tersebut kini menjadi modal kepercayaan diri sekaligus suntikan motivasi bagi skuad Batusangkar untuk mengunci gelar juara.

Namun, bagi Kinantan FC, kekalahan di fase grup justru menjadi pemantik semangat. Laga final ini dipandang sebagai momentum paling tepat untuk membalas kekalahan sekaligus membuktikan siapa yang terbaik di panggung tertinggi.

Pelatih Kinantan FC, Hamal Dani, menegaskan anak asuhnya tidak boleh mengulangi kesalahan fatal yang sama. Ia mengaku telah mengantongi peta kekuatan lawan dan meracik strategi khusus untuk meredam permainan Excellent.

“Kami sudah mengevaluasi penuh kekalahan di babak penyisihan. Kesalahan yang sama tidak boleh terulang di final. Strategi baru sudah kami siapkan, dan para pemain siap tampil habis-habisan untuk membalas kekalahan itu,” tegas Hamal Dani.

Di sisi lain, juru taktik Excellent Batusangkar, Tri Rahmat enggan jemawa. Meski mengantongi modal kemenangan di laga sebelumnya, ia mengingatkan anak asuhnya bahwa atmosfer partai puncak akan jauh berbeda.

“Kemenangan di fase grup memang menambah motivasi, tetapi kami tidak boleh terlalu percaya diri. Situasi di final pasti berbeda, Kinantan tentu sudah membenahi kekurangan mereka. Kami harus sangat waspada terhadap potensi kebangkitan lawan,” ujar Tri Rahmat.

Sama-sama tampil dengan kekuatan penuh, bentrokan antara Kinantan FC dan Excellent Batusangkar dipastikan berjalan sengit sejak menit awal demi merengkuh trofi bergengsi Piala Soeratin U-15. (sal)