Rangkuman Utama
  • Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Rakerda Gapopin Sumbar 2026 yang menitikberatkan pada penguatan regulasi, profesionalisme layanan kesehatan mata, dan kolaborasi strategis.
  • Pertumbuhan industri optik berlisensi di Sumatera Barat mencatat kenaikan signifikan hingga mencapai 118 unit resmi yang berkomitmen pada kepatuhan aturan serta peningkatan mutu pelayanan.
  • Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kontribusi sosial Gapopin dalam penyediaan kacamata gratis bagi pelajar guna mendukung sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID — Wali Kota Padang, Fadly Amran, resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Sumatera Barat 2026 di Hotel Mercure Padang, Sabtu (3/10/2026). Forum ini menegaskan komitmen penguatan regulasi, profesionalisme layanan kesehatan mata, serta kontribusi sosial bagi masyarakat.

Pertumbuhan industri optik terlisensi di Sumatera Barat mencatatkan peningkatan tajam. Ketua Gapopin Sumbar, Indra Yunaidi, menyebutkan bahwa keanggotaan optik terdaftar meningkat lebih dari dua kali lipat dalam beberapa tahun terakhir. Dari awalnya 49 unit, angka tersebut naik menjadi 94 unit pada 2023, menembus 100 unit pada 2024, hingga kini mencapai 118 optik resmi.

Indra menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan usaha dan kode etik profesi merupakan landasan utama dalam memberikan perlindungan kepada konsumen.

“Kami mengimbau seluruh pelaku usaha optik di bawah naungan Gapopin Sumbar untuk terus mematuhi regulasi, melengkapi perizinan, dan meningkatkan standar mutu pelayanan,” ujar Indra.

Selain penguatan internal, Gapopin Sumbar secara berkala menggelar aksi kemanusiaan. Dalam tiga tahun terakhir, organisasi ini mencatat sejumlah kegiatan sosial, seperti pemeriksaan mata dan pembagian 1.000 kacamata di Kepulauan Mentawai pada 2023, penyaluran 1.000 paket sekolah bagi korban bencana di Agam dan Tanah Datar, serta pemeriksaan kesehatan mata bagi 9.340 pelajar pada 2024.

“Rakerda ini diharapkan memperkokoh struktur organisasi sekaligus mengakselerasi mutu pelayanan optik di Sumatera Barat,” kata Indra.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi kontribusi sektor usaha optik yang dinilai sejalan dengan program strategis daerah, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Bantuan kacamata gratis bagi peserta didik berdampak langsung pada proses pembelajaran. Dengan penglihatan yang baik, anak-anak dapat menyerap materi pelajaran secara optimal. Hal ini mendukung upaya pembentukan generasi unggul di Kota Padang,” tutur Fadly.

Rakerda bertema “Penguatan Organisasi untuk Mewujudkan Optik Profesional Melalui Regulasi dan Kolaborasi” tersebut dirangkai dengan penyerahan 100 kacamata secara simbolis kepada siswa SD dan SMP se-Kota Padang, serta pameran peralatan optik, bingkai, dan lensa terbaru.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum PP Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin) Mohammad Husein, perwakilan DPP Gapopin Budi Riawan dan Parlin Simanjuntak, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, serta Ketua Yayasan ARO YLPTK Amril Amir. (**)