AGAM, NUSATIME.ID — Kepolisian mengajak masyarakat di Jorong Sungai Nibung, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan di lingkungan.

Imbauan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Nagari Tiku Selatan, Brigadir Ilham Doni Syaputra, S.H., saat menyambangi warga pada Kamis (24/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Brigadir Ilham tidak hanya memberikan pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga berdialog langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama banjir dan gempa bumi. Warga diminta saling mengingatkan serta tidak mengabaikan tanda-tanda yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Selain bencana, kepolisian turut mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mencegah bullying, khususnya yang dapat terjadi terhadap anak dan remaja.

Warga juga diajak menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas yang dimulai dari lingkungan masing-masing.

Apabila terjadi persoalan antarwarga, penyelesaian melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan diutamakan. Pendekatan restorative justice juga dapat dilakukan selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kapolres Agam melalui Kapolsek Tanjung Mutiara AKP Welly Anoftri, S.H., menyampaikan bahwa masyarakat mempunyai peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Ia juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana C3, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas atau hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kalau ada indikasi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, jangan dibiarkan. Segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Tanjung Mutiara. Keamanan lingkungan akan lebih mudah dijaga jika polisi dan masyarakat saling bekerja sama,” kata AKP Welly Anoftri.

Melalui kegiatan sambang tersebut, kepolisian mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi dengan warga untuk mengetahui persoalan yang berkembang di lingkungan.