PADANG, NUSATIME.ID-Tiku Putra U-13 mengukir catatan manis dalam perjalanan mereka di panggung Piala Soeratin U-13 zona Sumatera Barat. Tampil perkasa di Stadion Utama Sumbar, Senin (7/9/2026), skuad muda asal Agam ini menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di partai puncak usai melibas KLA Dentis U-13 dengan skor telak 4-0.
Sejak babak pertama, tensi tinggi langsung tersaji di atas rumput hijau. Tiku Putra memperagakan disiplin taktik yang luar biasa, menunggu momentum dengan sabar saat diserang. Strategi itu terbukti ampuh pada menit ke-10. Lewat sebuah transisi bertahan ke menyerang yang sangat cepat, Latif Almuqsith melesat memanfaatkan ruang kosong dan melepaskan tembakan terukur yang menembus jala KLA Dentis. Gemuruh sorak sorai pendukung Tiku Putra langsung memecah suasana stadion, merayakan gol pembuka yang menghentak.
Tersentak oleh gol cepat lawan, para pemain KLA Dentis menolak untuk menyerah begitu saja. Dengan sisa tenaga dan determinasi tinggi, mereka langsung mengambil kendali permainan. Mengandalkan umpan-umpan pendek dan keberanian memotong aliran bola di lini tengah, KLA Dentis terus mengurung area pertahanan Tiku Putra. Gelombang serangan demi serangan mereka lancarkan untuk mencari gol penyama kedudukan. Lini belakang Tiku Putra harus bekerja ekstra keras, berjibaku menahan gempuran demi menjaga keunggulan 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, adu fisik dan fokus mulai menunjukkan dampaknya. KLA Dentis yang terkuras tenaganya setelah terus mendominasi di paruh pertama, mulai kesulitan mengembangkan skema permainan.
Momentum berbalik sepenuhnya ke tangan Tiku Putra. Melihat celah dari kelengahan barisan belakang lawan yang mulai lelah, Tiku Putra meningkatkan intensitas serangan dan menguasai lini vital.

Panggung babak kedua pun menjadi milik Feriadi Utama. Penyerang Tiku Putra ini tampil begitu dingin dan mematikan di depan gawang. Pada menit ke-41, memanfaatkan skema serangan yang tertata rapi, Feriadi sukses memperlebar jarak menjadi 2-0.
Meski berada dalam tekanan berat dan tertinggal dua gol, anak-anak KLA Dentis tetap mencoba bangkit dan berjuang memburu bola hingga ke sudut-sudut lapangan. Namun, kepercayaan diri Tiku Putra sudah tak terbendung.
Feriadi kembali menambah penderitaan lawan melalui gol keduanya di menit ke-56, sebelum akhirnya mengunci kemenangan dramatis lewat hattrick-nya pada menit ke-61. Peluit panjang berbunyi membawa dua kontras rasa di lapangan, luapan kegembiraan dan sujud syukur dari para pemain Tiku Putra yang berhasil mengukir sejarah melaju ke partai final, serta keharuan dan lapang dada dari skuad KLA Dentis yang telah memberikan seluruh perjuangan terbaik mereka hingga tetes keringat terakhir. (sal)



Tinggalkan Balasan