PADANG, NUSATIME.ID — Animo luar biasa mewarnai persiapan kompetisi usia muda paling bergengsi di Sumatra Barat. Delapan hari menjelang penutupan pendaftaran, sebanyak 93 Sekolah Sepak Bola (SSB) dipastikan ambil bagian dalam Liga TopSkor (LTS) Sumbar zona Padang yang dijadwalkan bergulir pada November mendatang.
Lonjakan peserta ini mencatatkan rekor tersendiri bagi pelaksanaan kompetisi pembinaan usia dini di daerah ini, sekaligus mengindikasikan tingginya kesadaran ekosistem sepak bola lokal terhadap pentingnya kompetisi yang berjenjang dan terstruktur.
Ketua Panitia LTS Sumbar, Renol Faleh Fadli, mengungkapkan rasa optimisnya melihat antusiasme yang ditunjukkan oleh pengelola SSB di Padang dan sekitarnya. Berdasarkan data per Oktober 2026, ke-93 tim tersebut terbagi secara merata ke dalam empat kelompok umur (KU).
“Untuk zona Padang, sudah 93 tim yang memastikan ikut. Rinciannya adalah 15 tim di kelompok umur 10 tahun (U-10), 24 tim di U-12, 29 tim di U-14, dan 25 tim di U-16,” ujar Renol saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2026).
Jumlah tersebut, menurut Renol, masih berpotensi bertambah mengingat masa pendaftaran resmi baru akan ditutup pada 20 Oktober mendatang. Pihak panitia membuka pintu seluas-luasnya bagi SSB lain yang ingin memanfaatkan momentum ini untuk menguji kemampuan para anak didik mereka di kancah kompetitif.

Tingginya partisipasi SSB di zona Padang ini dinilai bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan dari pemahaman yang semakin matang di kalangan pelatih dan pengelola sekolah sepak bola. Mereka kian menyadari bahwa pembinaan usia dini tidak akan efektif jika hanya bertumpu pada latihan rutin tanpa adanya kepastian kalender kompetisi yang reguler dan berkesinambungan.
Kompetisi yang teratur dan berjenjang seperti Liga TopSkor terbukti menjadi kawah candradimuka yang ideal untuk menempa mentalitas bertanding, kedisiplinan taktik, serta sportivitas para pemain muda. Dari sinilah embrio-embrio talenta hebat masa depan Sumatra Barat dicetak, guna dipersiapkan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi, baik di level nasional maupun profesional.
Dengan sisa waktu sepekan jelang penutupan pendaftaran, panitia mengimbau kepada manajemen SSB di zona Padang yang belum mendaftarkan timnya agar segera merampungkan proses administrasi. Langkah cepat ini diperlukan agar panitia dapat segera melakukan verifikasi data pemain dan menyusun format penjadwalan grup secara matang demi kelancaran jalannya kompetisi pada November nanti.(**)



Tinggalkan Balasan